Ma'ruf Amin Klaim Mahfud MD Dukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres

Antara, CNN Indonesia | Senin, 15/10/2018 10:36 WIB
Ma'ruf Amin mengklaim mantan Ketua MK Mahfud MD mendukung dirinya dan Jokowi di Pilpres 2019. Sementara Mahfud tak mau mengonfirmasi seputar klaim tersebut. Cawapres nomor urut1 Ma'ruf Amin bertemu Mahfud MD saat mengunjungi kediaman keluarga Gus Dur. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 1, Ma'ruf Amin mengklaim Mahfud MD telah mendukung dirinya dan Joko Widodo di Pilpres 2019. Dukungan itu menurut Ma'ruf disampaikan Mahfud saat bertemu di kediaman almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

"Beliau (Mahfud) juga sudah ketemu saya di Ciganjur, di rumah Gus Dur, dan beliau mengatakan sekarang bersama-sama dalam mendukung Pak Jokowi dan saya," kata Ma'ruf saat berkunjung ke kawasan Bantul, Yogyakarta, Minggu (14/10) dikutip Antara.

Mengenai itu, Mahfud enggan menjawab. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, dirinya tidak mau mengonfirmasi apa-apa terkait klaim Ma'ruf.


"Ndak, saya tak mau mengkonfirmasi apa-apa," kata Mahfud saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Senin (15/10).


Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu sendiri mengaku enggan mengomentari lebih lanjut soal klaim dari Ma'ruf tersebut. Ia menegaskan tak ingin menginfirmasi seputar isu tersebut.

"Saya nggak mau mengkonfirmasi," ujarnya singkat.

Sebelumnya Mahfud sempat menolak untuk gabung ke dalam timses Jokowi-Ma'ruf. Mahfud menyebut dirinya tak ingin merapat ke kubu Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dia tak ingin menjabat sebagai ketua tim sukses para kandidat capres manapun, karena masih tercatat sebagai seorang pejabat negara di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Mahfud mengatakan seorang pejabat negara seharusnya bersikap netral, dan tidak ikut-ikutan berkecimpung aktif dalam struktur pemenangan seorang kandidat capres-cawapres di Pilpres 2019 mendatang.

"BPIP kan penyelenggara juga, jadi kalau saya masuk ke tim sukses manapun, berarti saya tak netral," kata dia saat itu. (rzr/osc)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK