Jadi Saksi Ratna, Nanik Deyang Dikawal Advokat Timses Prabowo

Tim | CNN Indonesia
Senin, 15 Okt 2018 13:29 WIB
Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang akan didampingi enam advokat dari BPN saat menjalani pemeriksaan terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet. tersangka hoaks penganiayaan, Ratna Sarumpaet. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Nanik akan didampingi enam advokat dari BPN Prabowo-Sandi.

Nanik dipanggil kepolisian untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus berita bohong atau hoaks penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet beberapa waktu lalu.

"Hadir, nanti jam 13.00 tepat di Polda," kata bidang advokasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Hari Saputra, saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (15/10).


Nanik akan didampingi enam orang tim hukum BPN Prabowo-Sandi dalam pemeriksaan itu. Hari mengatakan Nanik akan sepenuhnya bersikap kooperatif dengan kasus hoaks penganiayaan Ratna ini.

"Akan ada yang dampingi, enam orang total," katanya.

Nanik sendiri merupakan satu dari banyaknya politikus kubu Prabowo-Sandi yang tertipu dengan cerita penganiayaan fiktif yang menimpa Ratna Sarumapet. Nanik bahkan sempat menyebarkan kronologi penganiayaan yang dialami Ratna melalui broadcast whatsapp.

Ratna sendiri saat ini telah ditahan sejak Jumat (5/10) malam. Dia dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Tranksaksi Elektronik (ITE).

Sejak Ratna ditahan, polisi telah memeriksa Presiden KSPI Said Iqbal, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, pihak RS Bina Estetika hingga Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro sebagai saksi.

Selain itu, Nanik juga merupakan satu diantara 17 orang yang dilaporkan oleh Farhat Abbas ke Bareskrim soal berita bohong Ratna. Dia juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Muannas Alaidid dalam kasus serupa. (osc)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER