"Kita coba fungsional terbatas, ya. Artinya, roda dua memang kita izinkan, kemudian roda empat, tapi harus memastikan semua bisa berjalan secara safe-lah, karena pada kenyataannya masih ada pengerjaan fisik di lokasi," kata Sigit di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (15/10).
Sigit mengatakan selama Jalan Jatibaru Raya dibuka terbatas, petugas Dishub DKI Jakarta akan berjaga untuk mengatur kendaraan yang melintas serta waktu melintas kendaraan di ruas jalan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sigit menyampaikan pembukaan Jalan Jatibaru secara terbatas itu dimaksudkan agar masyarakat terbiasa kembali melintasi jalan tersebut. Sebab jalan tersebut telah ditutup sejak Desember 2017.
"Buat kami dicoba itu penting karena pembiasaan pola ini menjadi suatu hal yang perlu dilatih, baik dari sisi pengguna atau penyedia layanan public transport," katanya.
"Diharapkan sore ini lalu lintas di Jalan Jatibaru sudah dibuka, selambat-lambatnya itu besok pagi," kata Teguh.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko (kiri). (CNN Indonesia/Ciputri Hutabarat) |
Peluncuran skybridge ini molor dari jadwal yang ditargetkan. Awalnya skybridge ini ditargetkan selesai 15 Oktober. Penundaan dilakukan demi keamanan dan keselamatan.
Saat ini pembangunan skybridge mencapai 78 persen dan dapat rampung secara keseluruhan pada akhir Oktober.
Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan menuturkan bagian skybridge yang sudah bisa digunakan adalah sisi Stasiun Tanah Abang menuju Blok G Tanah Abang.
Sedangkan untuk sisi dari stasiun menuju Jalan Jatibaru Bengkel masih sedang dalam kontruksi dan ditargetkan selesai pada 30 Oktober. (dis/pmg)
Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko (kiri). (CNN Indonesia/Ciputri Hutabarat)