PKL Tanah Abang Dipindahkan Selama Pembangunan 'Skybridge'

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Sabtu, 15/09/2018 23:24 WIB
PKL Tanah Abang Dipindahkan Selama Pembangunan 'Skybridge' Proyek pembangunan konstruksi jembatan layang multiguna atau skybridge Tanah Abang, Jakarta (15/9). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (KUKMP) DKI Irwandi mengatakan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Jatibaru Raya, Jakarta, akan dipindah sementara selama pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JMP) atau skybride  Tanah Abang.

Saat ini, pembangunan skybrige itu tengah dilakukan di dua sisi, yakni zona A di sisi selatan Jalan KS Tubun dan zona D di sisi utara Jalan Jatibaru Raya.

"Selama masih dalam pembangunan Zona A dan Zona D, para pedagang itu nanti ada di zona tengah. Prinsipnya kami menyesuaikan dengan mengkoordinir pergeseran lokasi pedagang selama pekerjaan berlangsung," kata Irwandi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/9).


Irwandi menyampaikan pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada para PKL terkait rencana pemindahan tersebut. Dinas KUKMP, sambung Irwandi, akan berkoordinasi dengan Satpol PP, serta camat dan lurah setempat untuk melakukan sosialisasi tersebut.

Selain itu, mereka juga akan berkoordinasi untuk memindahkan PKL ke area yang telah ditentukan sebelum tahap pembangunan dilakukan.

Nantinya, 327 PKL yang saat ini berjualan di depan Jalan Jatibaru Raya akan dipindah ke skybridge jika pembangunan telah selesai.

Pekerja melintas di proyek pembangunan jembatan layang multiguna atau skybridge Tanah Abang, Jakarta (15/9).Pengguna jalan melintas di proyek pembangunan jembatan layang multiguna atau skybridge Tanah Abang, Jakarta (15/9). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Sementara itu, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan saat ini pembangunan skybridge telah mencapai 30 persen.

Untuk mengejar target penyelesaian pembangunan pada 15 Oktober mendatang, kata Yoory, pihaknya melakukan percepatan pembangunan dengan melakukan pengerjaan di dua sisi secara bersamaan, yakni zona A dan zona D.

"Kami harapkan dengan percepatan seperti ini pekerjaan bisa tuntas tepat waktu dan dapat digunakan Oktober mendatang," ucap Yoory.

Pengerjaan tersebut dilakukan dalam dua waktu pengerjaan. Yakni pekerjaan siang hari pada pukul 04.00 - 19.00 WIB atau sekitar 19 jam dan pekerjaan malam hari dimulai pukul 19.00 - 04.00 WIB atau sekitar 9 jam.

Skybridge yang dibangun di atas ruas Jalan Jatibaru Raya itu memiliki panjang 386,4 meter dan lebar 12,6 meter. Nantinya, konstruksi itu akan menghubungkan antara Stasiun Tanah Abang dengan Blok G.

(agi/arh)


BACA JUGA