Seruan ini dilontarkan Rizieq dalam akun twitternya, Rabu (24/10).
"Seruan: Cabang FPI di seluruh Indonesia, wajib mengibarkan Bendera & Panji Rasulullah SAW di Posko-posko FPI," ujar Rizieq.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Bukan hanya di Posko FPI, Rizieq juga meminta panji rasul dikibarkan di tempat-tempat lain sepeti tempat kerja, pesantren dan di rumah tempat tinggal.
"Jadikan juga sebagai foto profile medsos," katanya.
Menurutnya semakin panji rasul dihina, maka akan semakin dikibarkan.
Pembakaran bendera kalimat tauhid yang mirip bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ini terjadi di Limbangan, Garut saat perayaan hari santri nasional. Saat apel peringatan HSN itu muncul satu sosok yang mengeluarkan panji hitam berkalimat tauhid seraya berteriak 'khilafah'.
"Tiba-tiba ada seorang membawa ransel dan mengeluarkan bendera HTI sambil berkoar-koar khilafah. Wajar bila kemudian anggota Banser emosi, karena sudah ada kesepakatan sebelumnya," kata Johan menceritakan kejadian pada hari-H.
"Itu yang memicu pembakaran," sambungnya.
Sejauh ini, polisi telah mengamankan tiga pelaku pembakar bendera. Polisi saat ini juga masih mencari pembawa bendera untuk mendalami kasus pembakaran bendera dan kain ikat hitam berkalimat tauhid.
Setelah diusut Polresta Garut, penanganan kasus ini kemudian dilimpahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat. (sur)