"Beliau sangat kecewa, sangat marah, sangat prihatin betul di negara mayoritas Muslim terjadi pembakaran kalimat tauhid," kata Juru Bicara FPI Slamet Maarif di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (29/10).
Rizieq kata Slamet, selalu memantau perkembangan kasus pembakaran bendera yang terjadi pada peringatan Hari Santri Nasional itu dan berharap kasus itu dituntaskan dan pelaku dipenjara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Slamet mengatakan Rizieq telah menyerukan aksi bela tauhid, termasuk yang akan berlangsung Jumat besok, 2 November.
"Tiga orang tersangka, satu orang yang membawa bendera, dua orang yang membakar bendera," kata Umar.
Namun tak diketahui, ketiga tersangka itu ditahan atau tidak. (swo/arh)