Kepala Unit I Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKP Malvino mengatakan aksi ganjal ATM di Jakarta masih kerap terjadi.
Salah satu kasus ganjal ATM terbesar yang pernah ditanganinya adalah kasus dengan korban dengan jumlah kerugian mencapai Rp740 juta pada Agustus 2018. Kurang sigapnya korban dalam memblokir kartu ATM yang disangka tertelan mesin menjadi salah satu pendorong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, ada dua sindikat besar yang kerap melakukan modus kejahatan itu. Yakni, sindikat Sumatera dan sindikat Kalimantan. Kedua sindikat itu menguasai setidaknya 12 lokasi di Jakarta.
Bukti kasus ganjal ATM yang diungkap jajaran Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor) |
"Jadi dia membeli rekening dari orang-orang yang digunakan nantinya untuk menampung hasil kejahatan dari kartu debit korban, biasanya uang langsung ditransfer ke ATM penampung," tuturnya.
Para pelaku pencurian dengan ganjal ATM yang ditangkap pun biasanya akan dijerat dengan Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan.
Malvino menyebut alat yang digunakan sindikat ini pun biasanya hanya satu batang korek api kayu. Perkakas itu dipakai untuk mengganjal kartu ATM di slot mesin itu supaya kartu seolah-olah tertelan. Pengganjalan slot kartu ATM itu pun tak bisa dilihat secara kasat mata.
"Jadi di bibir [slot kartu] itu ada korek api batang dibengkokin, ketika [kartu ATM] masuk ke situ enggak masuk sebenarnya, dia [pelaku] tinggal narik," tuturnya.
Saat beraksi, kelompok ini hanya butuh tiga orang dengan peran masing-masing. Yakni, pengintai, pemasang stiker nomor call center palsu di mesin ATM, pemasang jebakan.
Para pelaku kejahatan ganjal ATM yang ditangkap Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor) |
Ketika pemilik ATM panik lantaran kartunya terjebak di dalam mesin ATM, anggota sindikat lainnya seolah-olah berbaik hati menawarkan bantuan.
"Dia pura-pura menawarkan bantuan, sambil hafalin [nomor] PIN, enggak bisa nyuruh langsung ke call center aja," tuturnya.
"Biasanya aksi mereka di bawah 10 menit, kalau 10 menit terlalu lama," ucapnya.
Untuk menghindari modus kejahatan itu, Malvino menganjurkan beberapa hal. Pertama, pengguna ATM mengecek lebih dulu kondisi mesin ATM untuk melihat kemungkinan kejanggalan. Kedua, gunakan tangan untuk menutupi panel saat mengetikkan nomor PIN.
Ilustrasi kartu ATM. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Kalau kartu tertelan segera hubungi call center dari bank itu, jangan pernah berikan pin ke orang sebelah yang pura-pura mau membantu. Mungkin karena panik akhirnya [korban mau] memberikan pinnya," tutup dia.
(gst/arh)
Bukti kasus ganjal ATM yang diungkap jajaran Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu. (
Para pelaku kejahatan ganjal ATM yang ditangkap Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu. (
Ilustrasi kartu ATM. (