Kantong-kantong jenazah yang dibawa KN SAR Basudewa pada pukul 19.24 WIB menjadi pelengkap hasil pencarian hari ini. Selain potongan tubuh korba, Tim SAR juga menemukan serpihan hingga roda pesawat.
"Hasil yang kita dapatkan hari ini, 138 kantong jenazah yang kita dapatkan. Yang lain seperti ban pesawat, serpihan-serpihan pesawat, kulit-kulit pesawatnya itu yang kita dapatkan," ujar Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto di Posko Taktis JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (4/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di Tanjung Pakis radius hari ini 10 kilometer dan besok mencapai 15 kilometer ke kanan dan kiri," tambah dia.
Sampai hari ke tujuh tim DVI sudah mengidentifikasi 14 korban kecelakaan Lion Air JT610. Tujuh jenazah diidentifikasi pada Minggu (4/11), sedangkan tujuh jasad lainnya diidentifikasi pada hari-hari sebelumnya.
Kemudian tujuh jenazah yang sudah diidentifikasi sebelumnya, yakni Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Monni (41), Hizkia Jorry Saroinsong (23), Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31), dan Fauzan Azima (25).
Seperti diketahui, saat hari kecelakaan pada Senin (29/10) pagi, pesawat Lion Air JT610 mengangkut 189 orang, terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin.
Pesawat Boeing 737-300 MAX 8 itu dipastikan jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat setelah dilaporkan hilang kontak pada pukul 06.33 WIB atau sekitar 13 usai lepas landas dari Bandara Soetta, Jakarta menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung. (dhf/osc)