Rizieq Ingatkan Kapitra Ampera: Anda Bukan Pengacara Saya

CNN Indonesia | Jumat, 09/11/2018 20:40 WIB
Rizieq Ingatkan Kapitra Ampera: Anda Bukan Pengacara Saya Kapitra Ampera dan Rizieq Shihab. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengingatkan politikus PDIP Kapitra Ampera agar tak memberikan keterangan apapun soal dirinya, termasuk soal kasus bendera hitam berkalimat tauhid.

"Kepada saudara Kapitra, saya ingin ingatkan dari kota suci Makkah Almukarromah ini, anda jangan memberikan keterangan apapun atas nama saya, anda bukan lagi pengacara saya," kata Rizieq melalui video yang diunggah di channel FrontTV, Kamis (9/11).
Rizieq mengatakan tim pengacaranya yang resmi dipimpin oleh Sugito Atmopawiro.

"Saya sudah instruksikan, siapapun dari barisan pengacara saya yang sudah berubah haluan, yang tidak lagi sejalan di dalam memperjuangkan prinsip-prinsip keadilan maka saya minta untuk mencoretnya dari daftar pengacara saya pribadi di dalam mengurus segala hal yang berkenaan dengan hukum di NKRI," katanya.


Sebelumnya Kapitra yang pernah menjadi kuasa hukum Rizieq, sempat berkomentar di sejumlah media tentang pemeriksaan Rizieq oleh polisi Arab Saudi.

"Jadi sekali lagi saudara Kapitra anda kawan saya, saya tetap menghormati anda walaupun kita sudah berbeda pilihan," kata Rizieq, "Kita sudah berbeda jalan saat ini, anda tidak ada lagi di kapal perjuangan saya dan kawan-kawan, ingat anda tidak boleh lagi berbicara atas nama saya."


Menurut Rizieq, keterangan yang diberikan Kapitra ngawur, karena mengatakan ada penggeledahan di rumah Rizieq.

"Tidak ada, jangan melakukan fitnah terhadap kepolisian Saudi Arabia. Jadi sekali lagi jangan melakukan fitnah terhadap kepolisian Saudi Arabia, karena kepolisian Saudi Arabia tidak pernah menggeledah rumah saya sampai saat ini," katanya.

Rizieq juga meminta kepada masyarakat Indonesia agar melawan berita-berita bohong tentang dirinya.

"Ayo kita lawan berita hoaks dengan hak, mari kita lawan berita fitnah dengan fakta, jadi sekali lagi jangan ada yang menyebar segala bentuk berita-berita bohong," katanya.
(ugo/ugo)