Polisi Minta Korban Penipuan Lowongan Kerja PT KAI Melapor

CNN Indonesia | Selasa, 13/11/2018 00:50 WIB
Polisi Minta Korban Penipuan Lowongan Kerja PT KAI Melapor Polda Metro Jaya meminta masyarakat korban penipuan lowongan kerja lapor polisi. (CNN Indonesia/Fajrian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi meminta korban yang mengalami penipuan lowongan kerja (loker) PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melapor. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pelaporan bisa dilakukan menyusul ada korban yang tertipu dalam bentuk uang.


"Kita mengharapkan kepada korban dia merasa tertipu silahkan melakukan pelaporan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/11).

Argo meminta masyarakat harus bisa memilih informasi lowongan kerja secara teliti terlebih dahulu. Masyarakat diminta untuk meneliti domain internet pemberi lowongan kerja dan secara aktif mengecek ke perusahaan asli.


"Tolong diteliti betul, misalnya ada .id atau .com atau .org itu beda-beda bahkan ada garis atau underscore-nya. Jangan sampai hanya sekilas hurufnya terbaca langsung percaya," ungkap dia.

"Yang ada di Yogya juga bisa ke PT KAI Yogya mengecek benar enggak melakukan perekrutan pegawai," lanjut dia.


Selanjutnya, masyarakat diminta memperhatikan betul modus yang dilakukan penipu. Biasanya mereka menunjuk satu travel tertentu sehingga korban melakukan pembayaran terlebih dulu sebelum akhirnya sadar sudah ditipu.


"Misalnya saudara diterima menjadi pegawai A. Silahkan ke Jakarta maskapainya ini dan travel ini. Itu ada seperti itu. Jadi tolong supaya langsung konfirmasi ke PT-nya atau kantornya," tegas dia.

Sejauh ini, Argo mengungkapkan belum ada laporan yang masuk ke polisi terkait penipuan loker tersebut. Sebelumnya, sebanyak 128 orang tertipu kabar palsu (hoaks) soal rekrutmen PT KAI. Ratusan orang itu terlantar di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (11/11) malam, termakan janji palsu akan dijadikan pegawai PT KAI.


Dari akun twitter korporasi PT KAI (Persero) yang telah terverifikasi, @keretaapikita, 128 orang itu berada di Stasiun Gambir setelah menyerahkan sejumlah uang kepada oknum yang menjanjikan mereka pekerjaan sebagai pegawai PT KAI.

Oknum PT KAI itu menjanjikan akan membawa mereka ke Yogyakarta. Namun, tiket yang diberikan ternyata palsu. PT KAI juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa info rekrutmen KAI hanya diumumkan melalui recruitment.kai.id dan melalui sosial media resmi KAI.

"Lapor dan tanyakan jika ada yang mencurigakan kepada kami melalu Contact Center KAI di 021-121 atau email di cs@kai.id."

(ctr/DAL)