Langkahi Makam Kiai, Sandi Disebut Tak Pernah Mengaji

CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 05:38 WIB
Langkahi Makam Kiai, Sandi Disebut Tak Pernah Mengaji Ketua Bappilu NasDem Gus Choi sebut Sandiaga tak paham kultur NU langkahi makam Kiai. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Surabaya, CNN Indonesia -- Politisi Nasional Demokrat (Nasdem) Effendy Choirie atau yang karib disapa Gus Choi menanggapi aksi calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno yang melangkahi makam tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri.

Gus Choi menyebut apa yang dilakukan Sandi itu merupakan cerminan bahwa mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu merupakan sosok yang tak mengerti tradisi yang ada di tengah-tengah masyarakatnya.

"Untuk jadi pemimpin Indonesia itu tidak cukup dengan ilmu, tidak cukup dengan uang, tapi juga harus memahami kultur, harus memahami tradisi-tradisi yang hidup dan berkembang di lingkungan masyarakat," katanya, saat ditemui di Surabaya, Selasa (13/11). 


Apalagi, menurut Gus Choi ziarah kubur merupakan hal yang sejak lama jadi bagian dari kultur NU. Hal itu bahkan diatur tata caranya dalam kitab yang diajarkan di pesantren-pesantren.

"Ziarah kubur itu ada tata kramanya ada akhlaknya, itu diajarkan di pesantren, ada kitabnya," kata Gus Choi.


Lantas, kata dia, dengan melangkahi makam tokoh NU ini semakin mempertegas Sandi adalah orang yang tak paham soal kultur ke NU-an. Gus Choi juga memastikan jika Sandi memang benar-benar tak memahami ajaran dan kajian di pesantren.

"Pada kasus ini dia (Sandi) tidak pernah mengaji, tidak pernah mendengar itu, mungkin begitu sehingga kemudian maksudnya dia menghormati kiai dan ulama tapi perilakunya tidak mencerminkan niat dari penghormatannya itu," kata dia.

Langkahi Makam Kiai, Sandi Disebut Tak Pernah MengajiSandiaga sudah meminta maaf atas insiden langkahi makam. (Tim Media Prabowo Subianto-Sandiaga Uno)


Sebelumnya, peristiwa Sandi melangkahi makam ramai jadi perbincangan publik. Dalam video berdurasi 15 detik yang tersebar di media sosial, Sandi yang terlihat mengenakan sarung dan berkopiah hitam tengah menabur bunga bersama capres Prabowo Subianto.

Alih-alih berjalan melalui tepian kubur, Sandi dalam video tersebut terlihat melangkahi makam untuk kemudian nyekar ke makam yang berada di sebelahnya.


Atas kejadian itu, Sandi pun meminta maaf telah melangkahi makam KH Bisri Syansuri. Ia juga mengaku khilaf.

"Pertama-tama, tentunya permohonan maaf. Manusia itu pasti ada khilaf. Saya hampir tiap hari berkunjung di kubur, ziarah," kata Sandiaga.

Sandiaga mengaku kerap dipandu setiap kali berziarah. Kejadian di makam Kiai Bisri telah memberinya pelajaran untuk lebih menghormati persemayaman tokoh Islam.

"Dan dalam ziarah tersebut, tadi juga ada ziarah kubur, di sini juga ada pemandunya. Dan tanpa mau menyalahkan siapa-siapa, saya harus berani mengambil risiko ini bahwa kesalahan ada di saya," ujar dia.

"Oleh karena itu kesalahan saya, saya mohon maaf. Dan tentunya manusia penuh khilaf, penuh salah. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf," imbuh Sandiaga.

(frd/DAL)