Muhammad Iqbal Resmi Jabat Juru Bicara Polri

CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 16:19 WIB
Muhammad Iqbal Resmi Jabat Juru Bicara Polri Kadiv Humas Polri Brigadir Jenderal Muhammad Iqbal, di jakarta, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Brigadir Jenderal Muhammad Iqbal resmi menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Rabu (14/11).

Ia menggantikan Inspektur Jenderal Setyo Wasisto yang dimutasi ke jabatan Perwira Tinggi Staf Sumber Daya Manusia (Pati SSDM) Polri dengan penugasan di Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Iqbal bukan sosok asing di lingkungan Divisi Humas Polri. Lulusan Akademi Kepolisian 1991 itu sebelumnya telah menjabat 'orang nomor dua' yakni sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polr periode 16 November 2017 hingga 13 Agustus 2018 sebelum akhirnya dimutasi ke jabatan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Wakapolda Jatim).


Bagi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian, Iqbal juga bukanlah sosok baru. Keduanya pernah menjalin kerja sama di Polda Metro Jaya sejak 2015 hingga 2016.

Kala itu, Tito menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, sementara Iqbal menjalankan tugas sebagai Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Iqbal mengaku bahagia kembali ke lingkungan Humas Polri. Ia pun berharap bantuan dari seluruh masyarakat terutama, awak media, agar dapat memberikan informasi karena Humas Polri tidak dapat bekerja sendiri.

Eks Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, di Polda Metro Jaya, Jakarta (3/10).Eks Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, di Polda Metro Jaya, Jakarta (3/10). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
"Tolong saya dibantu sebagai kapasitas dalam segala bentuk dalam koridor menyampaikan informasi," ujar Iqbal usai serah terima jabatan Kadiv Humas Polri di Markas Korps Brimob Polri, Depok, Jawa Barat pada Rabu (14/11).

Sementara itu, Setyo berharap agar Iqbal dapat melanjutkan dan meningkatkan kerja sama yang telah dilakukannya selama menjabat Kadiv Humas Polri.

Dia pun mengaku akan mendukung Iqbal untuk menciptakan suasana damai dan sejuk.

"Saya akan support beliau," ujar Setyo.

Mutasi ini sebelumnya tertuang dalam Keputusan Kapolri bernomor KEP/1730/XI/2018 tertanggal 9 November 2018 yang diedarkan lewat Surat Telegram bernomor ST/2880/XI/KEP/2018 dan salinannya diterima oleh wartawan.

(mts/arh)