Sebanyak 407 prajurit TNI akan kembali ke tempat tugasnya masing-masing usai dilepas Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Bandar Udara International Lombok.
Panglima Kogasgabpad Mayjen Madsuni, menyatakan sekitar 3.000 personel TNI yang bertugas sejak 25 Agustus lalu sudah ditarik dari NTB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Puan mengapresiasi kinerja prajurit TNI sigap membantu masyarakat NTB saat masa tanggap darurat bencana gempa bumi berlangsung.
Tak hanya itu, Puan mengatakan menyatakan pengabdian para prajurit TNI dan Polri menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat yang tengah tertimpa bencana.
"Meskipun pada saat yang bersamaan saudara-saudara juga menjadi korban, namun tidak menyurutkan semangat pengabdian melayani masyarakat," kata dia.
Diketahui, TNI telah membentuk Kogasgabpad sejak Agustus 2018 lalu guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurut rencana, pasukan TNI itu akan meninggalkan Lombok melalui jalur laut di Pelabuhan Carik Kayangan. TNI sendiri telah mengerahkan KRI Banda Aceh untuk memgangkut pasukan tersebut.
Diperkirakan KRI Banda Aceh akan tiba di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok Jakarta pada tanggal 23 November 2018 yang akan datang.