Prabowo Bangga Bisa Satukan Keluarga Sukarno dan Soeharto

CNN Indonesia | Kamis, 22/11/2018 21:29 WIB
Prabowo Bangga Bisa Satukan Keluarga Sukarno dan Soeharto Sejumlah tokoh hadir dalam deklarasi relawan Prabowo-Sandi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat membanggakan dirinya karena dapat mempersatukan keluarga Sukarno dan Soeharto dalam satu koalisi pada Pilpres 2019.

"Jadi dulu Pak Harto dianggap berseberangan dengan Bung Karno, bayangkan sekarang anaknya Pak Harto sekarang duduk bersama dengan anaknya Bung Karno," tutur Prabowo saat berpidato pada Pembekalan Relawan di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11).

Seperti diketahui, putri Sukarno, Rachmawati Soekarnoputri, ditunjuk menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan (BPN) Prabowo-Sandi.


Sementara putri Soeharto, Titiek Soeharto, yang merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya juga masuk gerbong Prabowo.
Selain berhasil mempersatukan dua keluarga presiden, Prabowo juga bangga bisa mendekatkan aktor reformasi Amien Rais dengan keluarga Soeharto.

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu juga senang bisa mendapat dukungan aktor-aktor reformasi, seperti Amien Rais dan Sohibul Iman.

"Dulu saya disuruh kejar-kejar Pak Sohibul, sama Pak Amien Rais, itu dulu tugas saya. Saya minta maaf, nuwun sewu Pak Amien," ujar Prabowo.

Prabowo bersyukur keputusannya maju kembali di Pilpres 2019 berbuah manis. Ia mengklaim tokoh-tokoh yang dulu berseberangan kini sudah memiliki satu visi dengannya.

"Mereka di sini karena merasakan penderitaan rakyat Indonesia. Mereka tidak cari jabatan, mereka ke saya tidak minta apa-apa," ucap Prabowo.

Pada kesempatan itu, ribuan relawan juga mengucapkan ikrar setia untuk Prabowo-Sandi. Pembacaan ikrar itu dipimpin Titiek Soeharto.

"Kami relawan Prabowo-Sandi berjanji, satu, setia pada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap Titiek diikuti para relawan.
(dhf/ugo)