"Lebih dari 50 persen penghasilan daerah itu dari pajak kendaraan, khususnya provinsi. Jadi kalau itu dihapus bayangkan itu pemda bagaimana," ujar JK di kantor wakil presiden Jakarta, Selasa (27/11).
Menurut JK, pajak kendaraan dapat dimanfaatkan pemda untuk perbaikan infrastruktur seperti memperlebar jalan hingga membangun jalan layang atau flyover.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pemberlakuan SIM yang akan diberlakukan seumur hidup ialah SIM A, SIM B1, SIM B2, SIM C, dan SIM D. PKS akan memperjuangkan hal itu jika memenangkan Pemilu Legislatif 2019.
"Untuk mengurangi beban rakyat yang semakin berat dengan kenaikan TDL dan harga pangan yang melambung, PKS memperjuangkan RUU Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup," kata Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu PKS Almuzzammil Yusuf di Kantor DPP PKS, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (22/11).
Sebaliknya, sejumlah pihak meyakini program usulan PKS itu akan mempengaruhi pendapatan daerah. Politikus PKS Fahri Hamzah bahkan turut mengkritik partainya itu.
Fahri mengatakan janji PKS itu tidak berdasarkan data, riset maupun kajian. Sebab, kata dia, justru jumlah penggunaan sepeda motor yang seharusnya dikurangi.
"Ini mau berjuang buat siapa ini. Buat popularitas sekadar mendapatkan simpati dari yang punya motor? Jangan dong. Justru kalau politik itu, politik perlindungan, proteksi begitu," kata Fahri di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (26/11).