"Jadi saya kira itu bagian dari sesuatu yang umum, yang netral yang tidak ditujukkan kepada siapapun," kata Muzani di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (3/12).
"Saya kira tidak dimaksudkan kepada capres tertentu, karena Habib Rizieq menyampaikan itu bagian dari tausiahnya beliau sebagai seorang yang merasa sebagai juru dakwah," Muzani menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu bagian dari upaya penegakkan moral sebagai seorang pemimpin dan pejabat publik," ucap dia.
Sebelumnya, Rizieq menyampaikan ceramah jarak jauh dari Arab Saudi yang disiarkan di ajang reuni 212. Saat itu, ia menyatakan haram memilih capres dan caleg yang berasal dari partai penista agama.
Selain itu, dia juga menyinggung soal utang dan ekonomi riba, kebohongan yang dibiarkan hingga kemaksiatan. Oleh karena itu, Rizieq meminta umat Islam meneruskan amanat perjuangan dalam Pilpres dan Pileg pada 2019.
(swo/arh)