Aparat Temukan Lagi 1 Korban Tewas di Lokasi Penembakan Papua

CNN Indonesia | Kamis, 06/12/2018 09:36 WIB
Aparat Temukan Lagi 1 Korban Tewas di Lokasi Penembakan Papua Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). (ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Kepala Penerangan Kodam XII/Cendrawasih Letnan Kolonel Infanteri Dax Sianturi mengatakan personel gabungan TNI-Polri kembali menemukan satu korban tewas dalam insiden pembantaian oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di proyek jembatan jalur Trans Papua Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua 

Hal itu ia katakan setelah personel gabungan melakukan penyisiran dan pengejaran di area Distrik Yigi dan Distrik Mbua, Nduga pada Kamis (6/12) pukul 10.00 WIT.
"Jadi total 16 orang (sipil) ditemukan meninggal dunia," kata Dax dalam keterangan tertulis, Kamis.

Diketahui, personel gabungan telah menemukan 15 korban tewas pada Rabu (5/12) kemarin di wilayah Puncak Tabo, Distrik Yigi, Nduga.


Meski begitu, personel gabungan masih belum bisa memastikan apakah 16 korban itu merupakan karyawan PT Istaka Karya yang diduga dibunuh oleh KKB. Sebab, identitas keseluruhan para korban itu belum teridentifikasi oleh tim dokter saat ini.
"Identitas korban meninggal dunia belum teridentifikasi sehingga belum bisa dipastikan apakah keseluruhan 16 korban tersebut adalah karyawan PT Istaka Karya," kata dia.

Selain itu, Dax menuturkan bahwa TNI-Polri turut menemukan tiga orang korban selamat saat melakukan penyisiran di lokasi tersebut. Korban selamat itu diketahui bernama Johny Arung, Tarki dan Mateus. 

Berdasarkan informasi awal yang didapatkannya, Dax mengatakan ketiga korban selamat itu diduga berasal dari pekerja PT Istaka Karya.

"Info awal yang kami terima seperti itu. Nanti setelah dievakuasi tentu akan di-cross check kembali oleh pihak Istaka," kata dia.
Dengan demikian, data yang dihimpun oleh TNI saat ini terdapat 16 warga sipil yang berhasil selamat dan 16 orang warga sipil yang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

"Sedangkan korban dari pihak TNI-Polri ada 1 orang prajurit TNI gugur (meninggal dunia) dan 2 luka tembak (1 TNI , 1 Polri)," kata dia. (rzr/dea)