Polisi Selidiki e-KTP yang Ditemukan Tercecer di Duren Sawit

Antara, CNN Indonesia | Senin, 10/12/2018 04:36 WIB
Polisi Selidiki e-KTP yang Ditemukan Tercecer di Duren Sawit Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur mendalami kasus tercecernya KTP elektronik (e-KTP) kadaluwarsa di sekitar Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu (8/12).

"Kami masih mendalami kasus ini, untuk menyelidiki apakah ada pelaku yang membuang sengaja atau tidak," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombespol Tony Surya Putra, Minggu (9/12) seperti dikutip dari Antara.


Tony menyebut pihaknya sedang melakukan pemeriksaan pada saksi-saksi. Setidaknya sudah 10 saksi yang diperiksa Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur termasuk staf-staf Satuan Pelayanan Dukcapil Kelurahan Pondok Kelapa hingga kemarin,


"Karena itu kami belum bisa menentukan pelanggarannya apa, karena saat ini masih dalam pemeriksaan. Nanti jika sudah didapatkan pelakunya, akan ketemu pelanggarannya," ujar Tony.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, Tony menjelaskan E-KTP yang tercecer tersebut berjumlah sekitar 2.000 buah yang dimasukkan dalam karung berukuran 20 kilogram (kg), di mana 63 di antaranya dalam keadaan rusak.

Sebagian besar E-KTP tersebut, disebutkannya sudah habis masa berlakunya pada tahun 2016, 2017 dan 2018.

"KTP-KTP itu belum sempat didistribusikan karena saat itu muncul kasus E-KTP sehingga sempat terkendala dalam pembuatan E-KTP maupun distrubusi E-KTP. Tapi yang jelas ini benar keluaran Dukcapil yang harusnya dihancurkan karena sudah habis masa berlakunya," ucap Tony.


Sebelumnya, penemuan E-KTP oleh anak-anak yang sedang bermain bola di area persawahan Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, ini dilaporkan sekitar pukul 13.30 WIB oleh pihak RW ke polisi.

Saat diperiksa warga setempat, KTP itu ditemukan dalam kondisi tidak terpotong-potong dan terisi dengan data pribadi warga. Meski demikian, sebagian KTP ditemukan dalam kondisi rusak dan tidak terbaca tulisannya.

Dari hasil perhitungan di Mapolsek Duren Sawit, awalnya jumlah e-KTP disebut sebanyak 1.706 buah.

"1.706, sudah kita hitung. Dari Kelurahan Pondok Kelapa seluruhnya," ujar Kapolsek Duren Sawit Kompol Parlindungan Sutasuhut, Sabtu (8/12).


(kid)