Jokowi Batal ke Komnas HAM, TKN Bantah Atur Jadwal

CNN Indonesia | Selasa, 11/12/2018 21:50 WIB
Jokowi Batal ke Komnas HAM, TKN Bantah Atur Jadwal Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Arsul Sani. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin menyatakan tak ikut campur dalam menyusun agenda Jokowi selaku presiden. Pernyataan itu merespons pembatalan Jokowi menghadiri peringatan Hari Hak Asasi Manusia internasional di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (11/12).

Wakil Ketua TKN Arsul Sani mengatakan agenda Jokowi selaku presiden merupakan wewenang protokol Istana.

"Soal hadir tidaknya beliau itu yang mengatur protokol Istana. TKN tidak ikut memberikan pandangan soal hal-hal yang terkait dengan agenda Pak Jokowi sebagai presiden," ujar Arsul dalam pesan singkat.


Arsul juga membantah pembatalan itu lantaran ada tekanan publik terhadap penuntasan pelanggaran HAM berat masa lalu. Ia menilai persoalan kasus HAM berat masa lalu bukan semata tanggung jawab presiden.

Menurut Sekjen PPP ini persoalan kasus HAM juga merupakan tanggung jawab Dewan Perwakilan Rakyat. 

Dia menambahkan penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu harus disepakati oleh semua pihak, terutama berkaitan jalur penyelesaian. Ia menilai masih ada jalur penyelesaian selain lewat peradilan pidana.

Ia menawarkan pendekatan non-yudisial sebagai jalur penyelesaian mengingat pelanggaran HAM berat itu terjadi di masa lalu. 

"Dengan berjalannya waktu yang demikian lama, apakah tidak juga perlu dipertimbangkan pendekatan yang lain, non yudisial?," ujarnya.

Terkait dengan tawaran itu, ia berharap segera ada kesepakatan agar dapat diimplementasikan setelah Pemilu 2019 terlaksana.

"Sebaiknya kesepakatan nasional itu kita bangun dari saat ini. Pelaksanaanya nanti setelah pemilu 2019," ujar Arsul.

Jokowi batal mengunjungi Kantor Komnas HAM untuk memperingati Hari HAM Internasional. Jokowi semula dijadwalkan hadir pada pukul 13.30 WIB dan akan memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Jika hadir, Jokowi merupakan presiden pertama yang menyambangi Komnas HAM.

Belum ada keterangan pasti perihal pembatalan Jokowi. Wapres Jusuf Kalla menggantikan Jokowi untuk hadir dalam acara tersebut.

Dalam acara itu, Komnas HAM akan memberikan rekomendasi terkait kasus pelanggaran HAM yang hingga kini belum tuntas. Komnas HAM juga hendak meminta komitmen Jokowi terhadap kemajuan dan penegakan HAM di Indonesia. (jps/wis)