Calon wakil presiden nomor urut 02 itu diketahui turut menjabat sebagai Ketua Umum APPSI.
"Kita berharap mudah-mudahan Bapak Presiden hadir dalam acara Rapimnas APPSI," kata Sandi di Pasar Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta, Rabu (12/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi dari beberapa feedback alhamdulilah tanggapannya positif," ucap Sandi.
Selaku ketua umum, Sandi berharap APPSI bisa terus berperan dalam pengelolaan pasar tradisional di Indonesia ke arah yang lebih baik.
Dia menyebut beberapa aspek di pasar tradisional yang perlu terus diperhatikan antara lain sampah atau kebersihan serta manajemen pasar tradisional. Dia tidak ingin perbaikan hanya sebatas renovasi infrastruktur.
Presiden Jokowi saat mebagi-bagikan sembako. (CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
Sandi lalu menegaskan bahwa pasar terdiri dari berbagai pelaku unit mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka, kata Sandi, sangat berperan terhadap perekonomian bangsa. Karenanya, pengelolaan menuju arah yang lebih baik harus dioptimalkan pemerintah.
"Pedagang pasar ini adalah pelaku-pelaku UMKM yang terbukti menggerakan ekonomi rakyat. Yang kita tahu 90 persen dari lapangan pekerjaan itu juga diciptakan oleh para UMKM tradisional," kata Sandi.
Sandi beberapa bulan terakhir getol menyambangi pasar-pasar di daerah. Dia menjadikan pasar sebagai medan politik untuk menjangkau pendekatan kepada rakyat menegah ke bawah jelang Pilpres 2019.
Sandi pada beberapa kesempatan kerap menyoroti kejanggalan harga pasar yang menurutnya jadi cerminan buruknya perekonomian bangsa.
Pendekatan politik pasar itu belakangan direspons oleh Jokowi. Calon petahana itu berharap pasar tidak dipolitisasi karena menurutnya pemerintah sejauh ini berhasil menjaga stabilitas harga pangan dan kebutuhan pokok masyarakat. (bmw/gil)
Presiden Jokowi saat mebagi-bagikan sembako. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)