Kirim Surat ke Istana, Sandi Undang Jokowi ke Rapimnas APPSI

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 15:57 WIB
Kirim Surat ke Istana, Sandi Undang Jokowi ke Rapimnas APPSI Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno usai meresmikan kantor Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPSI) Jakarta di Pasar Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta, Rabu (12/12). (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sandiaga Uno berharap Presiden Joko Widodo menghadiri acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) pada 17 Desember mendatang.

Calon wakil presiden nomor urut 02 itu diketahui turut menjabat sebagai Ketua Umum APPSI.

"Kita berharap mudah-mudahan Bapak Presiden hadir dalam acara Rapimnas APPSI," kata Sandi di Pasar Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta, Rabu (12/12).


Sandi mengaku sudah mengirim surat ke istana ditujukan kepada Jokowi sejak dua pekan lalu. Namun belum ada konfirmasi kepastian apakah Jokowi bakal hadir atau tidak.

"Tapi dari beberapa feedback alhamdulilah tanggapannya positif," ucap Sandi.

Selaku ketua umum, Sandi berharap APPSI bisa terus berperan dalam pengelolaan pasar tradisional di Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Karena 70 persen denyut ekonomi rakyat itu ada di pasar tradisional," ucap Sandi.

Dia menyebut beberapa aspek di pasar tradisional yang perlu terus diperhatikan antara lain sampah atau kebersihan serta manajemen pasar tradisional. Dia tidak ingin perbaikan hanya sebatas renovasi infrastruktur.
Kirim Surat ke Istana, Sandi Undang Jokowi ke Rapimnas APPSIPresiden Jokowi saat mebagi-bagikan sembako. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)


Sandi lalu menegaskan bahwa pasar terdiri dari berbagai pelaku unit mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka, kata Sandi, sangat berperan terhadap perekonomian bangsa. Karenanya, pengelolaan menuju arah yang lebih baik harus dioptimalkan pemerintah.

"Pedagang pasar ini adalah pelaku-pelaku UMKM yang terbukti menggerakan ekonomi rakyat. Yang kita tahu 90 persen dari lapangan pekerjaan itu juga diciptakan oleh para UMKM tradisional," kata Sandi.

Sandi beberapa bulan terakhir getol menyambangi pasar-pasar di daerah. Dia menjadikan pasar sebagai medan politik untuk menjangkau pendekatan kepada rakyat menegah ke bawah jelang Pilpres 2019.


Sandi pada beberapa kesempatan kerap menyoroti kejanggalan harga pasar yang menurutnya jadi cerminan buruknya perekonomian bangsa.

Pendekatan politik pasar itu belakangan direspons oleh Jokowi. Calon petahana itu berharap pasar tidak dipolitisasi karena menurutnya pemerintah sejauh ini berhasil menjaga stabilitas harga pangan dan kebutuhan pokok masyarakat. (bmw/gil)