Gemuruh dan 'Gempa Kecil' Terjadi Sebelum Jalan Gubeng Amblas

CNN Indonesia | Rabu, 19/12/2018 01:26 WIB
Gemuruh dan 'Gempa Kecil' Terjadi Sebelum Jalan Gubeng Amblas Jalan Raya Gubeng, Surabaya, amblas pada Selasa (18/12). (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Surabaya, CNN Indonesia -- Suara gemuruh terdengar dan tiang-tiang bergoyang sesaat sebelum Jalan Gubeng Surabaya amblas. Hal itu diungkapkan oleh warga sekitar, Tri (50), yang menyaksikan kejadian itu.

Jalan Gubeng yang amblas berlokasi di dekat Rumah Sakit Siloam, depan toko tas Elisabeth arah ke Jalan Sumatera, Surabaya.

Tri mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, Selasa (18/12) malam. Sebelum amblas Tri mendengar suara gemuruh.


"Sekitar jam segitu, saya dengar suara gemuruh, saya keluar tiang lampu penerangan pada goyang semua, seperti gempa," kata Tri.

Lalu lintas di Jalan Gubeng saat itu sedang cukup ramai. Ada beberapa mobil dan sepeda motor yang melintas.

"Tiba-tiba berhenti semua," kata Tri.

Sesaat setelah kejadian, menurut Tri, para petugas pun cepat berdatangan. Sementara arus lalu lintas yang awalnya padat lancar seketika tersendat.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, arus lalu lintas di Raya Gubeng kini pun ditutup total. Kendati demikian tak sedikit warga yang penasaran ingin melihat langsung jurang amblesan tersebut.

Belum diketahui kedalaman lubang akibat amblasnya Jalan Gubeng. Namun Antara memperkirakan kedalaman lubang sekitar 8 meter dengan panjang sekitar 25 meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Pihaknya masih mencari penyebab jalan amblas. Dugaan sementara, menurut Eddy, jalan amblas disebabkan oleh pembangunan di dekat jalan tersebut.

"Di sekitar itu ada pembangunan. Kemungkinan cara mengeruknya dengan menggunakan semprotan air sampai dalam sehingga membuat jalan amblas," katanya. (frd/wis)