Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membacakan surat dakwaan empat tersangka dalam kasus dugaan suap tersebut.
Para tersangka itu adalah Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro; pegawai Lippo Group, Henry Jasmen; serta dua konsultan Lippo Group yaitu Taryudi dan Fitra Djaja Purnama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena yang baru diproses adalah pihak yang diduga pemberi, maka tentu peran dari pemberi ini yang akan lebih banyak diulas," ujarnya menambahkan.
Persidangan masing-masing terdakwa itu akan dipimpin Tardi selaku ketua majelis hakim dengan dua anggota majelis yakni Judianto Hadilaksana dan Lindawati.
Dalam kasus ini, KPK menetapkan sembilan orang tersangka. Neneng dan anak buahnya diduga menerima Rp7 miliar secara bertahap lewat Billy. Uang itu diduga bagian dari jatah yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar.
Meikarta merupakan salah satu proyek prestisius milik Lippo Group. Penggarap proyek Meikarta adalah PT Mahkota Sentosa Utama, anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Secara keseluruhan, nilai investasi proyek Meikarta ditaksir mencapai Rp278 triliun. (fra/wis)