Penangkapan ini dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia dalam sebulan terakhir, sejak November hingga Desember 2018.
"Satu bulan ini, bahkan 21 orang sudah kami tangkap dan proses hukum," kata Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, Rabu (19/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa dari terduga teroris itu, lanjut mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tersebut, merupakan anggota kelompok Jamaah Anshor Daulah (JAD).
"Tidak ada rencana serangan teror Natal dan Tahun Baru, belum ada. Tapi kami akan akan monitor terus," ujarnya.
(mts/arh)