DKI Siagakan 6.800 Satgas Kebersihan pada Malam Tahun Baru

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 29/12/2018 15:28 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI menyiagakan 6.800 satgas kebersihan pada malam tahun baru 2019 untuk membersihkan sampah sisa perayaan. Ilustrasi petugas kebersihan pasukan oranye. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI menyiagakan 6.800 satuan tugas (satgas) kebersihan pada malam tahun baru 2019.

Kepala Dinas LH DKI Isnawa Adji mengatakan dengan pengerahan satgas kebersihan tersebut diharapkan pada hari pertama tahun 2019, seluruh wilayah Jakarta telah bersih dari sampah sisa perayaan pergantian tahun.

"Petugas ini terdiri dari supir truk sampah, kru, dan regu comot, bahkan kami juga mengerahkan petugas tambahan dari UPK Badan Air untuk membantu di darat dan bekerjasama dengan PPSU kelurahan di wilayahnya masing-masing," tutur Isnawa dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/12).


Satgas kebersihan akan bekerja membersihkan sampah mulai pukul 00.30 WIB dan ditargetkan sebelum pukul 06.00 WIB seluruh sampah sudah terangkut.

"Ketika puncak pergantian tahun terlewati dan acara utama selesai, petugas kami yang dikenal sebagai Pasukan Oranye langsung bergerak di setiap titik lokasi perayaan," kata Isnawa.

Isnawa menuturkan Dinas LH juga mengerahkan sarana kebersihan berupa 100 unit kendaraan angkut sampah jenis compactor, 50 unit mobil penyapu jalan otomatis (road sweeper), 42 unit pick-up lintas, 25 bus toilet, serta menyebar ribuan tempat sampah di lokasi-lokasi keramaian malam tahun baru.

Untuk mempermudah kegiatan pembersihan sampah di malam tahun baru, ia berharap agar pedagang kaki lima dan pengunjung yang parkir di bahu jalan untuk segera meninggalkan lokasi setelah acara perayaan selesai.

"Hal ini yang biasanya menghambat petugas dalam pembersihan wilayah," ujarnya.

Dinas LH, sambungnya, juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI untuk melakukan penertiban terhadap parkir liar. Selain itu, Dinas LH juga berkoordinasi dengan Satpol PP guna menertibkan para PKL.

Lebih dari itu, Isnawa mengatakan pihaknya juga menggandeng komunitas lingkungan dalam rangka aksi simpatik pemberian kantong wadah sampah kepada pedagang.

"Pengunjung dan pedagang kaki lima diharapkan dapat membantu petugas dengan meletakkan sampah di tempat-tempat yang telah disediakan," ucap Isnawa. (dis/arh)