KPU Sebut Sosialisasi Visi Misi Capres-Cawapres Bisa Batal

CNN Indonesia | Sabtu, 29/12/2018 17:25 WIB
KPU Sebut Sosialisasi Visi Misi Capres-Cawapres Bisa Batal Ketua KPU Arief Budiman. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman menyebut acara sosialisasi visi dan misi calon presiden-wakil presiden terancam dibatalkan. Pembatalan itu akan dilakukan KPU jika kubu Jokowi-Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum menemukan kata sepakat terkait konsep penyampaian.

"Pokoknya bagi KPU kalau belum sepakat tidak usah diselenggarakan," ujar Arief di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/12).

Sedianya sosialisasi visi dan misi kandidat digelar pada 9 Januari 2019, sebelum debat perdana Pilpres 2019 digelar pada 17 Januari 2019.


Namun hingga saat ini kedua pihak, yakni TKN Jokowi-Ma'ruf dan BPN Prabowo-Sandi belum bersepakat perihal konsep acara.

Kubu TKN Jokowi-Ma'ruf menganggap visi misi yang disampaikan cukup dipaparkan oleh tim sukses. Namun BPN Prabowo-Sandi ingin penyampaian visi misi tidak hanya disampaikan oleh tim sukses, tetapi juga pasangan calon juga menyampaikan dalam acara tersebut.

"Yang satu minta tim saja, yang satu boleh tim dan boleh paslon," kata Arief.

Arief mengatakan pihaknya tidak ingin mengambil keputusan atas hal ini dan menyerahkan kepada kedua pihak. Arief mengimbau TKN dan BPN segera mencapai kesepakatan dan membicarakan hal ini pada 2 Januari 2019.

"Daripada KPU nanti dianggap bela-belain salah satunya, KPU enggak mau begitu," ujarnya. (fhr/osc)