Angin Puting Beliung Terjang Cirebon, Satu Warga Tewas

CNN Indonesia | Minggu, 30/12/2018 23:21 WIB
Angin puting beliung kembali menerjang wilayah Cirebon menjelang hujan, Minggu (30/12). Satu warga tewas, sembilan warga luka-luka, dan 165 rumah rusak. Ilustrasi angin puting belung. (AFP PHOTO / BAY ISMOYO).
Jakarta, CNN Indonesia -- Angin puting beliung kembali menerjang wilayah Cirebon menjelang hujan pada Minggu (30/12) sore tadi. Sebanyak satu warga tewas, sembilan warga luka-luka, dan 165 rumah rusak.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), angin puting beliung terjadi di Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Cirebon. Tepatnya pada koordinat -6° 37'39", 108°26'51", 6.1m. 324.

"Dampak puting beliung, satu orang tewas, sembilan orang mengalami luka-luka, dan 165 Rumah serta 2 Mushola mengalami kerusakan," ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangan tertulis, Minggu (30/12) malam.



Usai kejadian ini, kondisi cuaca berawan. Kondisi sebagian listrik pun mati dan masih dalam perbaikan. BNPB melakukan penanganan dengan mendata semua hal yang terdampak bencana di sekotar lokasi kejadian.

Sutopo menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, Dinas Kesehatan, Kepolisian Sektor (Polsek), Koramil, Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon, dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Lembaga menghimbau kepada masyarakat agar menghubungi pusat layanan bencana di nomor telepon (0231) 8309887 apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya.

(lav/lav)