Korban Tewas Tsunami Selat Sunda Mayoritas Wisatawan

CNN Indonesia | Senin, 31/12/2018 15:05 WIB
Korban Tewas Tsunami Selat Sunda Mayoritas Wisatawan Korban tewas tsunami Selat Sunda paling banyak di Pandeglang. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Korban tewas akibat tsunami Selat Sunda kebanyakan adalah wisatawan yang tengah berlibur. Mayoritas korban berada di Pandeglang, Banten.

Data hingga hari ini yang dicatat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencapai 437 orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebut jumlah di Pandeglang mencapai 296 orang.

"Kebanyakan adalah wisatawan," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (31/12).


Sutopo mengatakan kebanyakan korban tewas berada di Pandeglang karena saat kejadian tanggal 22 Desember 2018, termasuk libur panjang. Saat itu libur akhir pekan ditambah dengan cuti bersama dan libur Natal.

Salah satu tempat tujuan wisata di Pandeglang adalah Kawasan wisata Tanjung Lesung.

Selain korban tewas, BNPB mencatat ada 1.459 korban luka-luka dan 16 orang belum ditemukan. Di antara korban tewas ada 9 jenazah yang belum teridentifikasi.

"Pengungsi berjumlah 33.721 orang," ujar Sutopo.

Jumlah data ini menurutnya kemungkinan akan terus bertambah. Masa tanggap darurat yang sebelumnya ditetapkan selama sepekan diperpanjang hingga 5 Januari 2019.

Tsunami berdampak pada lima kabupaten di Lampung dan Banten. Selain Pandeglang ada pula Kabupaten Serang, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Tanggamus.
(fir/sur)