Cari 34 Korban Longsor Sukabumi, Tim SAR Temui Kendala

CNN Indonesia | Selasa, 01/01/2019 15:05 WIB
Cari 34 Korban Longsor Sukabumi, Tim SAR Temui Kendala Longsor melanda Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Sukabumi, Jawa Barat. (Dok. BNPB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Proses pencarian korban longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Sukabumi, Jawa Barat menemui sejumlah kendala. Tim SAR gabungan saat ini terus bekerja untuk mencari korban hilang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan saat ini Tim SAR gabungan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Basarnas, PMI, Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan relawan.

Korban hilang tersebut diduga tertimbun longsor yang terjadi kemarin sore.

Sutopo mengatakan pencarian korban masih menggunakan alat seadanya. Ada tiga alat berat yang disiapkan untuk menyingkirkan material longsor, namun saat ini belum tiba di lokasi.


"Tiga alat berat disiapkan namun kendala menuju lokasi jalan sempit dan medan berbukit sehingga menimbulkan kesulitan," kata Sutopo dalam keterangan resminya, Selasa (1/1).

Kendala lain di lokasi yakni masih terus terjadinya longsor kecil susulan sehingga Tim SAR dan relawan harus berhati-hati. Belum lagi listrik yang masih pada serta cuaca yang tidak mendukung. Hujan deras dikabarkan terus turun di Sukabumi.

"Namun upaya pencarian dan penanganan pengungsi masih terus dilakukan," ujar Sutopo.

Jumlah korban dalam kejadian ini 107 orang. Sembilan di antaranya dipastikan tewas tertimbun longsor. Sementara 34 lainnya masih dalam proses pencarian. Mereka diduga tertimbun tanah longsor.

Sebanyak 60 orang bisa diselamatkan dan 4 lainnya dirawat intensif di Rumah Sakit Pelabuhan Ratu. (sur/sur)