Perbaikan Flyover Cengkareng Diperpanjang, Dibuka 7 Januari

Antara, CNN Indonesia | Kamis, 03/01/2019 16:40 WIB
Perbaikan Flyover Cengkareng Diperpanjang, Dibuka 7 Januari Retakan pada jalan layang (flyover) Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, 27 Desember 2018. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan penyelesaian perbaikan jalan layang (flyover) Cengkareng B yang berada di ruas Jalan Nasional Lingkar Barat, Jakarta Barat, membutuhkan tambahan waktu.

Sebelumnya perbaikan yang telah dilakukan sejak 27 Desember 2018 ditargetkan rampung pada Kamis (3/1). Namun, setelah dilakukan inspeksi lebih detail ternyata diperlukan tambahan waktu.

Seperti dikutip dari Antara, penambahan waktu itu diperlukan agar konstruksi memenuhi kriteria keamanan dan keselamatan bagi pengguna sesuai rencana.



Untuk itu, demi keamanan selama proses perbaikan, dilakukan perpanjangan waktu penutupan lalu lintas di Flyover Cengkareng B, dan direncanakan akan dibuka pada 7 Januari 2019.

Perbaikan itu mencakup penggantian peletakan atau landasan (pot bearing), sambungan siar muai (expansion joint) pada pilar 4 dan pilar 11 dari keseluruhan 14 pilar di jalan layang tersebut.

Flyover yang diperbaiki melayani lalu lintas satu arah dengan 2 lajur, yakni dari Kembangan menuju Kamal-Cengkareng.

Setiap harinya, flyover tersebut dilalui kendaraan kecil dan truk-truk kontainer dari dan menuju kawasan industri, serta pergudangan di kawasan Kamal-Cengkareng dan sekitarnya.

Sementara dua lajur Flyover Cengkareng A dari arah Kamal menuju Kembangan tetap dapat dilintasi secara normal.

Flyover Cengkareng dibangun pada 2008 dan selesai 2009 dengan konstruksi beton prategang dan panjang bentang 560 meter.

Selama pengerjaan perbaikan tersebut, pengendara dari arah Kembangan ke Kamal, tetap dapat menggunakan 2 lajur tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan 2 lajur jalan arteri untuk melintasi Jalan Daan Mogot.

Sedangkan dari arah Kamal-Cengkareng ke Kembangan, sebanyak enam lajur jalan dapat dilalui seluruhnya yang terdiri dari dua lajur Flyover Cengkareng A, dua lajur tol JORR, dan dua lajur jalan arteri (non tol) Lingkar Luar Barat.

Sebelumnya, setelah didapati retakan di flyover yang terletak di Rawa Buaya tersebut, Kementerian PUPR melakukan perbaikan sehingga jalan layang itu pun ditutup bagi umum.

Semula, lewat pemberitahuan yang dibentangkan menutup jalan disebutkan penutupan dilakukan sampai 31 Desember 2018.

Perbaikan Flyover Cengkareng Diperpanjang, Dibuka 7 JanuariBentangan spanduk yang menyosialisasikan masa penutupan jalan layang (flyover) Cengkareng selama perbaikan akibat ada retakan, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, 27 Desember 2018. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

Kala retakan itu terdeteksi, pada 27 Desember 2018, CNNIndonesia.com menyusuri flyover yang telah ditutup itu. Bagian jalan layang yang mengalami retak berada di sisi utara atau dekat Pintu Tol Rawa Buaya Utara.

Dari pengamatan, bagian flyover itu mengalami keretakan di antara penghubung sekitar 20 sentimeter. Bagian penyambung jalan layang itu pun tinggi sebelah. Bahkan terdapat celah pada retakan itu yang dapat melihat bagian bawah jembatan.

(kid)