"Ada 46 kotak suara yang dikirim ke kami dan ternyata alami kerusakan," kata Sekretaris KPU NTT Ubaldus Gogi kepada wartawan di Kupang, Jumat (4/1) dikutip Antara.
Hal ini dikatakan Ubaldus saat ditanyai terkait kesiapan KPU NTT untuk Pemilu 2019 yang pelaksanaannya dilakukan pada 17 April mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Polemik Kotak Suara Kardus |
"Kami juga alami kekurangan sejumlah logistik di antaranya seperti kotak suara, tinta, segel, bilik suara, sampul, dan alat kelengkapan tempat pemungutan suara (TPS)," kata dia.
Sebelumnya, sejumlah daerah juga melaporkan kotak suara rusak. Di antaranya di Bantul, DIY yang ditemukan 70 kotak suara rusak karena basah dan di Badung, Bali sebanyak 2.056 kotak suaranya rusak karena terendam banjir.
Namun kotak suara berbahan kardus itu mendapat sorotan, terutama dari kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang menganggap mudah rusak atau kurang aman. (antara/osc)