Melalui akun media sosialnya, Andi menampilkan foto Budi Gunawan bersama petinggi PDIP tersebut.
"Ini sudah yang kesekian kalinya. Netralitas BIN sangat dipertanyakan," tutur Andi melalui pesan singkat, Jumat (11/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua kader mengenakan pakaian warna merah. BG sendiri memakai kemeja batik kombinasi warna hitam dan merah.
Andi menyayangkan sikap yang ditunjukkan BG. Terutama ketika memutuskan datang ke acara HUT PDIP ke-46. Padahal, lanjut Andi, BG tidak pernah datang acara partai lainnya.
"KaBIN hanya datang pada acara PDIP saja selama ini. Kedatangannya mengidentikkan dirinya dengan PDIP," tutur Andi.
Andi menyatakan bahwa BG harus memberikan penjelasan yang rinci mengapa dirinya datang ke acara HUT PDIP. Tentu netralitas dirinya dan BIN dalam Pemilu 2019.
Andi mengklaim sejumlah pengamat asing dan lembaga pemantau demokrasi internasional sudah menyoroti gelagat BIN. Namun, dia tidak merinci siapa saja yang menyoroti BIN.
"KaBIN harus jelaskan langsung soal netralitasnya. Sebaiknya KaBIN menjaga iklim fairness dalam pemilu ini," ujar Andi.
Sementara itu Juru Bicara BIN Wawan Purwanto mengamini bahwa BG memang hadir dalam acara HUT PDIP ke 46. Menurutnya, BG wajib hadir lantaran diundang oleh PDIP.
"Mendatangi undangan adalah wajib, kecuali berhalangan maka bisa diwakilkan," tutur Wawan saat dikonfirmasi.
Wawan menegaskan bahwa tidak hanya BG yang hadir. Dalam acara tersebut, ada pula petinggi lembaga negara lainya yang turut datang. Karenanya, dia menampik BG menunjukkan sikap tidak netral hanya karena datang ke acara HUT PDIP. Dia menganggap berfoto bersama kader partai juga hal yang biasa.
"Kalau foto bersama atau selfie-selfie, biasa terjadi saat kunjungan. BIN tetap netral," kata Wawan.
Soal tudingan Andi bahwa BG hanya datang ke acara PDIP dan tidak pernah menghadiri acara partai politik lainnya, Wawan tidak menjawab tegas.
"Biasanya kalau tidak bisa hadir, ada yang diperintahkan untuk mewakili," kata Wawan.