Vanessa Angel Disebut Dijemput Mobil Pelat Merah ke Hotel

CNN Indonesia | Senin, 14/01/2019 13:46 WIB
Vanessa Angel Disebut Dijemput Mobil Pelat Merah ke Hotel Vanessa Angel disebut dijemput mobil plat merah menuju hotel tempatnya diduga melakukan transaksi prostitusi online. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kuasa Hukum Tersangka Muncikari Endang Suhartini alias Siska (ES), Frangky Desima Waruwu membeberkan kronologi penangkapan kliennya dan Vanessa Angel sebelum digerebek di salah satu hotel di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Salah satu fakta terbaru yang disampaikan kliennya, kata Frangky, bahwa Siska bersama Vanessa Angel dijemput di Bandara Juanda Surabaya oleh mobil plat merah. Menggunakan mobil bermerek Toyoya Innova tersebut, Vanessa diantar menuju hotel diduga untuk menuntaskan transaksinya dalam serangkaian dugaan prostitusi online.

"Menurut keterangan klien kami itu pake pelat merah. Kemudian langsung diantar ke hotel," kata Frangky saat ditemui di Mapolda Jatim, Senin (14/1).



Frangky menjelaskan, ES saat itu menemani VA (Vanessa Angel) di Surabaya. Namun demikian, kata Frangky, ES tak menjelaskan bahwa ia disuruh oleh seseorang berinisial FTJ pada saat itu.

Setelah tiba di hotel, kata Frangky, Vanessa lantas masuk ke kamar hotel bersama dengan seseorang berinisial FTJ. Sementara kliennya ES, duduk di lobi hotel. Sekitar lima menit kemudian, kata dia, ES ditelepon FTJ untuk masuk ke dalam kamarnya Vanessa.

"Namun tak lama setelah itu, klien kami (ES) ditangkap polisi," kata Frangky.


Frangky menyebutkan bahwa, kini FTJ dan DN diketahui melarikan diri. Mereka berdualah yang menurut Frangky, terlibat langsung dalam digaan prostitusi online tersebut. Ia bahkan menyebut dua orang itu yang menjadi DPO polisi.

"Dua orang itu perannya atasan daripada ES karena ES ini tidak tahu menahu dia ini hanya menemani atas suruhan dari FTJ," pungkasnya.

Diketahui, pada hari ini Vanessa Angel kembali mendatangi Polda Jatim. Kedatangan Vanessa tidak terlepas dari status wajib lapornya sebagai saksi korban.

Vanessa tiba di gedung Subdit V Cyber Crime Polda Jatim, sekira pukul 10.00 WIB, dengan didampingi kuasa hukum dan manajernya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan kedatangan Vanessa ini tak hanya keperluan wajib lapor saja, melainkan juga pemeriksaan.

"Iya (wajib lapor), pemeriksaan juga," kata Barung, saat dikonfirmasi, Senin (14/1).





(frd/ain)