Polisi Identifikasi Mayat Wanita Hangus di Tengah Sawah

CNN Indonesia | Selasa, 22/01/2019 00:24 WIB
Polisi Identifikasi Mayat Wanita Hangus di Tengah Sawah Ilustrasi jenazah. (Istockphoto/Rich Legg)
Palembang, CNN Indonesia -- Warga Dusun IV SP2, Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, heboh atas penemuan sesosok mayat dalam kondisi hangus terbakar di tengah sawah, Minggu (20/1).

Jenazah yang belum diketahui identitasnya tersebut diketahui pertama kali oleh Tugino (43) petani setempat bersama anaknya Agus Rianto (20).

Tugino tengah menggembalakan kambing melintas di sisi jalan kebun sawit sekitar lokasi. Saat dekat dengan lokasi mayat, Tugiyo melihat sekilas ada sesosok mayat bekas terbakar dengan kondisi sudah menghitam karena hangus.


Awalnya Tugino mengira jenazah tersebut adalah babi hutan yang diburu kemudian dibakar warga. Karena penasaran, ia mengecek lebih dekat ke jenazah tersebut.

Tugino dan anaknya pun terkejut setelah melihat jasad manusia terbakar di atas ranjang kayu yang turut terbakar. Tugino pun melaporkan penuan tersebut ke anggota kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir Ajun Komisaris Maliki Fahrin Ibrahim mengatakan setelah mendapatkan laporan dari warga pihaknya segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Hasil identifikasi tim Polres Ogan Ilir, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tengkurap di atas ranjang kasur yang turut terbakar. Selain itu, juga ditemukan anting, jam tangan, aksesoris baju, ponsel, serta kawat yang masih terikat di leher korban.

"Korban sudah kita evakuasi ke RS Bhayangkara Palembang. Sekarang kita masih dalam pengembangan penyelidikan," ujar Maliki, Senin (21/1).

Pihaknya juga mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor ke kepolisian.

Dirinya berujar jenazah terbakar tersebut diduga wanita berusia 17-20 tahun. Dugaan tersebut berdasarkan bentuk fisik dan temuan beberapa barang-barang yang TKP.

"Dugaan sementara usia mayat itu berusia 17 sampai 20 tahun, jenis kelaminnya wanita. Untuk pastinya sekarang masih akan diotopsi oleh forensik," ujar dia.

(idz/arh)