Pada debat yang berlangsung 17 Februari mendatang itu, tema yang diangkat berkaitan dengan energi, pangan, lingkungan hidup, dan infrastruktur.
Tim pakar yang membantu Jokowi itu di antaranya diisi oleh mantan Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild, Roosdinal Emil Salim (Anak Ekonom Emil Salim), dan Aktivis lingkungan Agus Sari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian kalau infrastruktur dan energi, kita punya pak Misbhakun dan punya Pak Inas [Zubir]," kata dia.
TKN, kata dia, juga sudah berdiskusi dengan para pakar dimaksud terkait materi yang bakal keluar sesuai dengan tema debat.
Terlebih lagi, kata dia, tema debat putaran kedua itu salah satunya mengenai infrastruktur yang menjadi keunggulan dan prestasi Jokowi dalam memerintah Indonesia empat tahun belakangan ini.
"Saya kira kita cukup banyak punya amunisi, amunisi untuk menjawab pertanyaan tapi juga amunisi untuk melontarkan gagasan besar. Ini kan yang lebih penting visi ke depan itu mau seperti apa," ujarnya. (rzr/osc)