Berambisi Menang, Ma'ruf Amin Akan Kembali Kunjungi Madura

CNN Indonesia | Jumat, 25/01/2019 04:56 WIB
Ma'ruf Amin akan kembali mengunjungi Madura untuk memastikan agar Jokowi tak kalah seperti pilpres 2014 lalu. Ma'ruf Amin berambisi rebut kemenangan pipres 2019 di Madura. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengaku akan terus melakukan konsolidasi demi mematangkan strategi kemenangan pilpres 2019 di wilayah Madura. Ma'ruf mengaku akan mengubah peta politik kekalahan Joko Widodo pada pilpres 2014 lalu di Madura.

"Ini kami melakukan konsolidasi pemenangan capres-cawapres 01 di Madura, dulu memang Pak Jokowi kalah. Kita tidak ingin lagi di Madura kalah, tapi kita ingin kali ini kita memenangkan pilpres di Madura," kata Ma'ruf usai bertemu kiai sepuh Madura di Hotel JW Marriot Surabaya, Kamis (24/1).

Menurut Ma'ruf, salah satu cara untuk menang di Madura yakni dengan mengumpulkan dukungan tokoh agama, alim ulama dan para kiai yang ada di Madura. 


"Ini pertemuan dengan pak kiai di Madura, kiai NU di Madura, dalam rangka memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf, terkait kendala-kendala apa, terkait langkah-langkah strategis," kata Ma'ruf.


Untuk itu, dalam waktu dekat, Ma'ruf mengaku akan kembali berkunjung ke Madura. Kesempatan itu bakal dimanfaatkan Ma'ruf untuk bertatap muka secara langsung dengan pendukungnya yang ada disana.

"Kita lihat nanti memang, terutama di Madura, keinginan supaya saya bisa nyambangi kesana bertemu dengan masyarakat di Madura," kata dia.

Pastikan Kemenangan, Ma'ruf Amin Akan Kembali Kunjungi MaduraBeberapa lembaga survei menyebut Madura masih menjadi basis kuat Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Gerak Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Madura bukan tanpa alasan, selain karena Madura adalah basis pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. hasil jajak pendapat terbaru Charta Politika di Jawa Timur menunjukkan bahwa Jokowi-Ma'ruf masih lemah di Madura.

"Beberapa usaha sudah dilakukan, jembatan Suramadu di nolkan (gratiskan), tapi gaungnya belum terasa. Tapi selama tim partai langsung turun, potensi perubahan di Madura ada," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, Selasa (15/1).

Yunarto mengakui pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, masih kuat di Madura.

(frd/DAL)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK