Di Depan Jokowi, Menag Berkomitmen Jaga Kerukunan Beragama

CNN Indonesia | Jumat, 25/01/2019 23:48 WIB
Di Depan Jokowi, Menag Berkomitmen Jaga Kerukunan Beragama Menteri Agama Lukman Hakim gelar rapat bahas kerukunan beragama dengan Jokowi. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan seluruh jajarannya berkomitmen menjaga kerukunan beragama di Indonesia. Menurut Lukman, hal tersebut merupakan salah satu tanggung jawab seluruh aparatur sipil negara di Kementerian Agama.

Lukman menyampaikan komitmen tersebut saat mengajak 72 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia bertemu Presiden Joko Widodo di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (25/1) malam.

Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan peci hitam didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.


"ASN di kemenag, kami punya komitmen untuk merawat kehidupan keagamaan dan, kualitas keagamaan, pendidikan keagamaan dan akhirnya kerukunan keagamaan komitmen kita rawat sebaik-baiknya," kata Lukman.


Lukman menyatakan pihaknya baru selesai menggelar Rapat Kerja Nasional yang mengangkat tema moderasi beragama untuk kebersamaan umat. Dia menyatakan bahwa nilai-nilai agama diperlukan untuk mengatasi kompleksitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Ini dimaksudkan untuk meneguhkan komitmen kita, Kementerian Agama bahwa moderasi selalu punya urgensi dan relevansi tinggi untuk konteks Indonesia dan dunia," ujar Lukman.

Politikus PPP itu menyatakan pihaknya terus berusaha meneguhkan komitmen dalam membumikan nilai-nilai agama agar bisa dijalankan dengan bertanggung jawab. Oleh karena itu, kata Lukman Kemenag terus menyampaikan bahwa beragama adalah hakekatnya ber-Indonesia.

"Setiap agama mengajarkan kewajiban bernegara juga seperti kewajiban beragama," kata Lukman.

Setelah Lukman selesai memberikan sambutan, awak media diminta meninggalkan Ruang Garuda. Pertemuan berlangsung tertutup saat Jokowi memberikan sambutan dan pengarahan kepada para Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia.

(fra/DAL)