"Yang diterima 3000 tapi yang sudah diserahkan itu 30 ribu sertifikat. Kenapa ini diberikan dan dipercepat? Karena setiap saya masuk ke kampung, desa, daerah, yang masuk ke telinga saya urusan sengketa tanah dan lahan," kata Jokowi di Jakarta, Sabtu (26/1).
Jokowi menyebut dirinya ingin masalah lahan dan sertifikasi tanah cepat diselesaikan dan pada 2019 memiliki target membagikan sembilan juta sertifikat.
"Pada 2017 alhamdullilah (masyarakat) bisa mengantongi 5,4 juta sertifikat. Pada 2018, dari target 7 juta, alhamdulilah 9,4 juta yang keluar kemarin. Tahun depan bisa target 12 juta," ujar Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kesempatan ini, izinkan kami sampaikan apresiasi atas program yang nyata dirasakan manfaatnya. Insyallah memberikan manfaat buat semua dan membawa berkah bagi kita semua," ujar Anies.
Sementara itu, Menteri Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil dalam sambutannya berjanji tahun ini seluruh tanah di Jakarta Pusat sudah disertifikasi.
Lalu, mantan wali kota Solo itu membagikan lagi sertifikat tanah di kawasan industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat sebanyak 3.500 sertifikat.
(ctr/vws)