Aku & Jakarta

Tari Isnandar untuk Wayang Orang

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Kamis, 31/01/2019 18:53 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Isnandar, 34 tahun, lahir dari keluarga yang mengggeluti dunia wayang orang di paguyuban Wayang Orang Bharata, dan sejak kecil dia pun sudah mencoba untuk memeragakan tarian wayang orang.
Namun keluarganya ingin Nandar untuk fokus terlebih dahulu pada dunia pendidikan, sebelum benar-benar mendalami dunia tari wayang orang. Setelah lulus sekolah menengah atas, Nandar pun mulai benar-benar mempelajari wayang orang karena merasa itu sesuai dengan passion-nya.

Sempat bekerja di dunia yang jauh dengan dunia seni, Nandar merasa pekerjaan itu tak sesuai dengan dirinya. Dia mengaku selalu ingin kembali ke dunia seni, khususnya seni tari wayang orang.

Akhirnya Nandar pun memutuskan untuk benar-benar fokus pada pekerjaan sebagai seniman, meski bayaran yang dia terima di Wayang Orang Bharata tak seberapa.

Dia mengatakan bayarannya sekali tampil di paguyuban hanya cukup untuk satu kali makan sehari dan ia harus mengajar untuk menambah penghasilan. Namun menurutnya bekerja di Wayang Orang Bharata adalah bentuk pengabdiannya untuk melestarikan seni wayang orang, dan dia tak memikirkan uang yang dia dapat.

Dan meski banyak cibiran dari orang-orang, seperti disebut madesu alias masa depan suram, Nandar tak berhenti dan malah ingin membuktikan bahwa pekerjaan sebagai seniman bisa memberikan dampak yang banyak.