Hasto PDIP: Ibu-ibu dan Arus Bawah Siap Menangkan Jokowi

CNN Indonesia | Jumat, 01/02/2019 04:50 WIB
Hasto PDIP: Ibu-ibu dan Arus Bawah Siap Menangkan Jokowi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengklaim ibu-ibu dan relawan Gerakan Arus Bawah Jokowi siap memenangkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Hal itu disampaikan usai dirinya mengisi acara konsolidasi pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Rumah Gorga Mangampu Tua, Jakarta Barat, Kamis (31/1).

Menurutnya, peran ibu-ibu dan relawan Arus Bawah merupakan energi penting bagi Jokowi untuk kembali memenangkan Pilpres.

"Hari ini kekuatan arus bawah yang tadi rakyat, ibu-ibu berbicara apa adanya tentang bagaimana keberhasilan Pak Jokowi dan mereka menyatakan kesiapannya untuk bergerak dari pintu ke pintu memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Haji Ma'ruf Amin," ujar Hasto.


Hasto menuturkan hasil survei menyebut konfigurasi pemilih Jokowi terbesar saat Pilpres 2014 adalah perempuan. Tingginya angka pemilih perempuan itu, kata dia, karena program-program yang digagas Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKI dirasakan langsung perempuan.


Beberapa program Jokowi yang dirasakan oleh perempuan, kata Hasto, di antaranya Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Sehat. Hasto pun menyebut kedua program itu diperluas ketika Jokowi menjadi presiden.

"Karena itu lah Koalisi Indonesia Kerja melalui Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Kebangkitan Bangsa juga terus mendorong bagimana dukungan dari laki-laki ini juga bertambah," ujarnya.

Di sisi lain, sejumlah peserta acara konsolidasi pemenangan Jokowi-Ma'aruf mengaku akan kembali memilih Jokowi di Pilpres 2019. Ira, seorang perempuan asal Tangerang mengaku alasannya bakal memilih Jokowi kembali karena merasa terbantu dengan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.


Ia menyebut BPJS Kesehatan telah menanggung seluruh biaya cuci darah suaminya selama ini.

"Saya benar-benar merasakan bagaimana orang bawah terbantu, bapak-bapak sakit, keluarga sakit, siapa yang menanggung? Ini yang menanggung," ujap Ira sambil mengangkat telunjuknya sebagi simbol nomor urut Jokowi-Ma'ruf.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang wanita paruh bawa bernama Sinaga. Berkat Kartu Indonesia Sehat, ia menyebut sama sekali tak mengeluarkan biaya untuk mengobati sakit kankernya.

"Berobat dengan KIS tak bayar sama sekali. Terima kasih Pak Jokowi. Kita harus lanjutkan supaya bisa berobat gratis," ujar Sinaga disambut tepuk tangan para peserta. (jps/osc)