Laporkan Dana Kampanye, BPN Sebut Ada Peningkatan Pascadebat

CNN Indonesia | Kamis, 31/01/2019 21:29 WIB
Laporkan Dana Kampanye, BPN Sebut Ada Peningkatan Pascadebat Wakil Bendahara BPN menyatakan ada peningkatan dana kampanye dari masyarakat setelah menyaksikan debat capres perdana. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan dana kampanye untuk paslon nomor urut 02 dalam Pilpres 2019 tersebut.

Selama periode September 2018 hingga 29 Januari 2019, BPN mengaku telah menerima dana sebesar Rp99,7 miliar. Sementara, total pengeluaran pada periode tersebut sebanyak Rp83,2 miliar.

Wakil Bendahara BPN Satrio Dimas mengatakan pemasukan terbesar hingga saat ini masih berasal dari kedua paslon.


"Terbesar masih dari paslon yakni Pak Sandi dan Pak Prabowo," kata Satrio di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Kamis (31/1).


Ia pun merinci cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menyumbang sebesar Rp63,3 miliar, sementara capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyumbang sebesar Rp34,5 miliar.

Dalam kesempatan itu, Satrio juga mengaku selama periode Januari ini telah terjadi lonjakan pemasukan yang berasal dari relawan. Baik dari perorangan, maupun sumbangan kelompok.

Untuk Januari ini, total sumbangan relawan mencapai Rp245 Juta.

"Terjadi lonjakan untuk sumbangan relawan. Sekarang kalau ditotal dari relawan September-Januari itu sebesar Rp426 Juta. Karena hanya untuk Januari saja sumbangan mereka mencapai Rp245 juta," kata dia.

Peningkatan itu, kata Satrio, bisa dikatakan bertambah dua kali lipat. Sebab pada Desember lalu, sumbangan dari relawan BPN hanya mencapai angka Rp144 Juta.

Satrio pun mengklaim peningkatan ini terjadi karena ada antusiasme dari masyarakat setelah menyaksikan debat perdana dari pasangan unggulan mereka.

"Bila kita lihat dari jumlah total yang lalu hanya sekitar Rp144 juta. Maka Januari, syukur pascadebat pilpres kami mendapatkan banyak bantuan dari masyarakat hingga saat ini Rp245 juta hanya di bulan Januari," ujar Satrio soal penambahan dana kampanye Pilpres 2019 untuk Prabowo-Sandi tersebut.

(tst/kid)