Silat Pagar Nusa, Jokowi dan Kesaktian Sesepuh NU

CNN Indonesia | Jumat, 01/02/2019 07:42 WIB
Silat Pagar Nusa, Jokowi dan Kesaktian Sesepuh NU Presiden Joko Widodo membuka acara hari lahir (harlah) ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) di JCC, Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pandangan mata Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak bisa lepas dari aksi para pesilat cilik asal Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPSNU) Pagar Nusa. Aksi para pesilat Pagar Nusa itu membuka acara peringatan hari lahir (Harlah) ke-93 NU, di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1).

Dengan seksama Jokowi yang duduk di sisi kanan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj terus memperhatikan gerak tubuh pesilat cilik itu. Para pesilat kompak menunjukkan kebolehannya dengan variasi gerakan.

Senyum Jokowi sesekali muncul ketika pesilat cilik yang terdiri dari lima orang itu menampilkan gerakan yang tak biasa. Mantan wali kota Solo itu bahkan sempat melongok melihat ke arah pesilat cilik yang beraksi di hadapannya dan para pengurus NU.


Tepuk tangan menggema setelah lima pesilat cilik itu selesai menunjukkan kebolehannya. Jokowi tak ketinggalan memberikan tepukan tangan. Ia lantas bangun dari kursinya dan memanggil para bocah itu untuk bersalaman.

Para pesilat cilik itu di antaranya, Achmad Safarudin B, Riyadil Jinan, Nabiyla S H, Fikri Pratama A, serta Putri Ayu E.
Jokowi yang mengenakan kemeja batik lengan panjang warna biru dengan peci hitam itu tetap memperhatikan pertunjukan silat yang selanjutnya dilakukan kelompok dewasa Pagar Nusa.

Para pesilat dewasa itu merupakan anggota pasukan inti (PASTI) Pagar Nusa. Aksi mereka tergolong lebih ekstrem dari para pesilat cilik. Sejumlah jurus dimainkan di hadapan Jokowi dan para petinggi NU.

Puncaknya para pesilat itu memperlihatkan kebolehannya membuka kelapa dengan mulut. Perlahan tapi pasti kelapa yang mereka buka dengan gigitan itu terkelupas.

Pertunjukkan silat Pagar Nusa tak sampai di situ. Ternyata dari dalam kelapa yang dikupas dengan gigi itu keluar bendera. Kelapa pertama keluar bendera merah putih, kelapa kedua keluar bendera NU, dan kelapa ketiga keluar foto Jokowi.

Aksi para pesilat cilik dan pasukan inti Pagar Nusa itu membuat kagum Jokowi yang sepanjang pertunjukan memperhatikan dengan seksama.

Saat memberikan sambutan, ia mengapresiasi para pesilat cilik dan anak-anak muda yang menunjukkan kebolehannya.
Jokowi mengaku sampai membayangkan bagaimana bisa bendera berada di dalam kelapa yang belum dikupas. Mantan wali kota Solo itu lantas menyinggung sesepuh NU yang mungkin memiliki 'kesaktian' di atas pesilat Pagar Nusa.

"Saya membayangkan di dalam kelapa ada benderanya. Itu yang muda-muda, saktinya seperti itu, apalagi yang sepuh-sepuh. Ngeri semua ini," kata Jokowi yang disambut tawa hadirin.

"Pasti melihat itu membayangkan yang muda-muda seperti itu, apalagi yang sepuh-sepuh, pasti jauh lebih sakti dari itu," ujarnya melanjutkan sambil tersenyum.

Jokowi hadir dalam peringatan Harlah ke-93 NU ini ditemani Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Pada kesempatan itu Jokowi juga merasa adem bila berada di antara Kiai dan Jamiah Nahdlatul Ulama. Calon presiden petahana itu lantasa diberikan kesempatan membuka acara tersebut dengan memukul bedug beberapa kali.
(ugo/ugo)