Yusril: Habib Rizieq Tidak Bisa Dikte PBB

CNN Indonesia | Kamis, 31/01/2019 18:12 WIB
Yusril: Habib Rizieq Tidak Bisa Dikte PBB Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa Iman Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tidak bisa macam-macam terhadap partainya. Dia menegaskan PBB adalah partai berdaulat.

Sebelumnya, Rizieq memerintahkan kepada anggota dan simpatisan FPI agar mundur sebagai pengurus dan caleg dari PBB.

"PBB adalah partai yang berdaulat, tidak bisa didikte orang lain, termasuk Habib Rizieq," kata Yusril saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (31/1).



Dia mengatakan tidak ada masalah jika anggota FPI mengundurkan diri. Baik sebagai pengurus maupun sebagai caleg yang akan bertarung di Pemilu 2019.

Dia menetapkan sudah ada anggota FPI yang menjadi caleg PBB pada pemilu 2009 dan 2014 lalu. Namun, tidak meningkatkan suara PBB secara signifikan. Bahkan, PBB pun gagal memenuhi ambang batas parlemen atau tidak masuk di DPR.

"Jadi kalau sekarang mereka keluar, pengaruhnya juga tidak akan terasa," ujar Yusril.

"Kita lihat saja hasil pemilu 2019," ujarnya.

Yusril: Rizieq Shihab Tidak Bisa Dikte PBBRizieh Shihab meminta umat Islam dan anggota FPI tinggalkan PBB di pilpres 2019. (CNN Indonesia/Rinaldy Sofwan Fakhrana)

Sebelumnya, Yusril juga meminta kepada seluruh pengurus dan caleg PBB yang berasal dari FPI agar mengundurkan diri. Hal itu dilakukan menanggapi maklumat Rizieq Shihab. Dia yakin PBB tidak melemah meski ditinggal anggota FPI.

"Saya minta semua anggota FPI yang menjadi pengurus dan caleg PBB agar keluar meninggalkan PBB," kata Yusril.


Belum lama, Rizieq Shihab mengeluarkan maklumat. Dia memerintahkan semua anggota dan simpatisan FPI agar mundur sebagai pengurus dan caleg PBB.

Maklumat keluar usai PBB menyatakan dukungan kepada Joko Widodo-Maruf Amin melalui Rakornas. Menurut Rizieq, semangat PBB sudah tidak sesuai dengan Ijtima Ulama II yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

Rizieq meminta anggota dan simpatisan FPI agar mendukung caleg dan partai Islam lainnya yang mendukung paslon 02. Jika perlu, membentuk partai perlawanan.

(bmw/DAL)