Hujan melanda beberapa wilayah di Surabaya Barat. Kawasan yang terdampak banjir ialah Citraland, Lidah Wetan, Lontar, Menganti, Lakarsantri hingga Driyorejo. Banjir itu disebabkan oleh curah hujan yang tinggi pada kamis (31/1) pukul 15.30-18.00 WIB.
Informasi yang dihimpun, banjir tersebut, bahkan mencapai ketinggian lutut orang dewasa hingga kap mobil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Lakarsantri, Komisaris Dwi Heri membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan korban ditemukan Kamis (31/1) sekitar pukul 20.00 WIB.
Namun, ketika berada di dekat parit, korban bersama adiknya justru berhenti dan bermain gabus yang menggenang di banjir.
Tak disangka, DM dan adiknya jatuh ke dalam parit yang tengah dalam kondisi meluap akibat banjir. Dia pun terbawa derasnya aliran air itu bersama adiknya.
"Tetapi adiknya berhasil diselamatkan warga yang kebetulan lewat di lokasi, sedangkan kakaknya setelah dilakukan upaya pencarian dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Dwi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan pihaknya mendapatkan laporan banjir di kawasan Surabaya Barat saat ini sudah surut.
"Iya benar ada luapan air di Surabaya Barat. Tapi sekarang sudah surut, luapan sungainya juga sudah surut," kata Eddy.
(frd/arh)