Mahfud MD Prediksi Kasus Rocky Gerung Mengendap Lalu Hilang

bmw, CNN Indonesia | Sabtu, 02/02/2019 11:42 WIB
Mahfud MD Prediksi Kasus Rocky Gerung Mengendap Lalu Hilang Rocky Gerung. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menduga kasus 'kitab suci fiksi' yang menjerat Rocky Gerung di kepolisian akan mengendap hingga Pemilu 2019 usai, lalu hilang begitu saja.

"Kalau saya tidak paham dan mungkin ini akan mengendap sampai akhir pemilu dan lalu akan hilang seperti lain-lain," ucap Mahfud di kampus Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat (1/2).

Kasus Rocky disebut akan seperti kasus-kasus lain di kepolisian yang tidak jelas kabarnya. Mahfud mengatakan hal itu lantaran dirinya sendiri tidak menemukan dalil hukum yang tepat untuk menjerat Rocky atas ucapannya.


Dia menilai Rocky memiliki pandangan dan perspektif yang ilmiah. Kemudian, kata Mahfud, Rocky dipermasalahkan karena diduga melakukan penodaan agama.

"Saya belum tahu apa yang mau dituduhkan ke Rocky Gerung, ya. Saya tidak menemukan ya tapi polisi mungkin punya dalilnya dan kita tunggu pengumumannya," kata Mahfud.

Sebelumnya, Rocky Gerung diundang Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi pada hari ini Jumat (1/2). Dia memenuhi undangan tersebut.

Rocky memberikan klarifikasi atas ucapannya yang menyebut kitab suci fiksi. Dia diundang kepolisian sebagai tindak lanjut dari laporan Jack Boyd Lapian yang mempersoalkan ucapan Rocky tersebut.

Kasus Rocky mendapat sorotan karena prosesnya panjang. Dia dilaporkan pada April 2018 oleh Jack Boyd Lapian dengan nomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018 dengan sangkaan melanggar Pasal 156a KUHP.

"Tidak tahu (politis atau tidak). Setiap ada penundaan berarti ada manipulasi, kan, rumusnya begitu," kata Rocky saat tiba di Polda Metro Jaya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo menegaskan polisi hanya menjalankan prosedur karena ada laporan dari Jack Boyd Lapian.

"Itu bukan kriminalisasi, tetapi ada laporan atas nama Pak Jack Lapian melaporkan pak Rocky Gerung," kata Argo.

"Makanya kemarin dari tim penyidik sudah mengundang untuk klarifikasi, tapi yang bersangkutan aturannya kemarin diundur hari ini setelah Jumatan jam 2 lebih," jelas Argo (bmw/wis)