Sandi Klaim Publik Senang Lihat Prabowo Joget di Debat Capres

bmw, CNN Indonesia | Jumat, 08/02/2019 18:34 WIB
Sandi Klaim Publik Senang Lihat Prabowo Joget di Debat Capres Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto saat debat capres perdana di Jakarta, 17 Januari 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Solo, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengklaim masyarakat senang dengan sikap Prabowo Subianto saat debat capres perdana 17 Januari lalu. Salah satu momen yang disukai masyarakat ketika Prabowo berjoget ala wayang orang.

"Ada sedikit joget ala Gatotkaca yang masyarakat senang," ucap Sandi dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (8/2).

Prabowo memang sempat berjoget saat debat pertama berlangsung. Momen itu terjadi ketika Prabowo ingin langsung menanggapi pernyataan Joko Widodo namun ditolak oleh moderator Ira Koesno.


Sandi mengaku mengetahui masyarakat senang dengan momen itu berdasarkan pendapat warga yang telah dikunjungi timnya ke berbagai daerah. Dia menyebut memang ada kalangan yang suka dengan gelagat Prabowo ketika dilarang bicara oleh moderator debat, yakni dengan berjoget.

Sandi menilai hal itu positif. Dia mengatakan bahwa Pilpres adalah kontestasi yang harus dirayakan dengan sukacita. Bukan dengan ketegangan atau pertentangan. Karenanya, jika masyarakat suka dengan Prabowo yang berjoget, Sandi menilai pihaknya sudah menularkan kegembiraan.

"Kontestasi demokrasi ini harus disikapi dengan riang gembira, dengan kesukacitaan dan itu yang diapresiasi juga oleh masyarakat," ucap Sandi.

Perjalanan berkeliling daerah juga menghasilkan kesimpulan bahwa sebagian besar masyarakat mengapresiasi sikap Prabowo saat debat pertama. Masyarakat, kata Sandi, menilai Prabowo sangat tenang dan tidak terbawa emosi.

"Banyak yang mengapresiasi bahwa Pak Prabowo tampil sangat tenang, sangat bijaksana, sangat Arif," ujar Sandi.

Rapat Elite BPN di Solo

Sandi sempat berada di Solo untuk menghadiri rapat bersama sejumlah petinggi BPN di Hotel Lor-In, Solo pada hari ini, Kamis (8/2).

Merujuk dari informasi yang diterima CNNIndonesia.com, peserta rapat yang hadir antara lain wakil ketua BPN wakil ketua Rachmawati Soekarnoputri dan Neno Warisman, Sekretaris Hanafi Rais, Direktur Materi Debat Soedirman Said, Direktur Relawan Ferry Moersyidan Baldan, Direktur Konsolidasi Nasional Fuad Bawazier, Direktur Saksi Prasetyo Hadi, anggota divisi komunikasi Imelda Sari.

Hadir pula Bibit Waluyo, Mayjen Purn Judi Magio, serta Mudrick Sangidoe. Merujuk dari informasi yang diperoleh, Prabowo Subianto tidak hadir dalam rapat.

Sandi mengaku dirinya memberi arahan kepada peserta rapat perihal upaya meraih dukungan di Jawa Tengah.

"Ini sebenarnya waktunya strategis karena 70 hari tepat menuju 17 April," ucap Sandi.

Sandi mengatakan bahwa sejauh ini masyarakat menyambut positif visi-misi yang ditawarkan pihaknya.

Dia menilai hal terjadi karena dirinya dan Prabowo fokus di segmen perbaikan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja. Selain itu, lanjutnya, masyarakat juga menyambut positif ketika Prabowo-Sandi bertekad menjaga stabilitas harga-harga bahan pokok.

Sandi menyebut itu semua juga berkat kerja-kerja yang dilakukan relawan di berbagai daerah. Sandi berharap semua upaya itu akan berujung hasil yang positif di hari pemungutan suara, yakni kemenangan.

"Relawan dan sekarang kita akan fokuskan bahwa 70 hari ke depan kita akan pastikan momentum ini akan berujung pada perubahan di Indonesia, Indonesia adil makmur," ucap Sandi. (scn/wis)