MUI Jakarta Gelar Selawat Bersama pada 'Malam 212' di Monas

bmw, CNN Indonesia | Jumat, 08/02/2019 14:44 WIB
MUI Jakarta Gelar Selawat Bersama pada 'Malam 212' di Monas Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta bakal menghelat acara dengan tema Senandung Sholawat dan Dzikir Nasional di Monumen Nasional (Monas) pada Kamis (21/2) malam. Acara akan dimulai dengan salat magrib berjemaah.

Staf Info dan Komunikasi MUI DKI Jakarta Nanda mengonfirmasi acara itu. Dia mengatakan pihaknya memang berencana menggelar acara selawat bersama di Monas.

"Hasil rapat kami memang MUI akan melangsungkan kegiatan dengan tema senandung selawat di Monas," ujar Nanda saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (8/2).


Merujuk dari poster acara yang diberikan oleh Nanda, Senandung Sholawat dan Dzikir Nasional adalah doa bersama untuk keselamatan bangsa. Tertulis dalam poster acara bertujuan untuk meningkatkan peran ulama dalam memperkuat ukhuwah umat dalam bingkai NKRI.

Nanda mengamini bahwa acara akan dilaksanakan bertepatan dengan tanggal 21 Februari atau bulan ke-2. Meski begitu, dia menampik agenda itu berkaitan dengan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212).

"Tidak ada kaitannya dengan 212," ucap Nanda.

Pada malam dan tempat yang sama memang ada acara lain bertajuk Malam Munajat 212. Dari poster yang beredar, Malam Munajat 212 digelar oleh PA 212 dan sejumlah organisasi lain termasuk MUI DKI Jakarta.

Dalam poster Malam Munajat 212 juga terpampang foto ulama-ulama yang selama ini identik dengan alumni aksi 212.

Misalnya, Ketua PA 212 Slamet Maarif, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak, Sekjen Forum Umat Islam Al Khaththath. Lalu, Ketua Umum FPI Sobri Lubis , Sekretaris Umum Munarman, Ketua FPI DKI Jakarta Muchsin Alatas dan beberapa ulama lainnya.

Tertera pula lambang-lambang organisasi yang mendukung acara Malam Munajat 212. Misalnya, lambang PA 212, FPI, Forum Betawi Rempug (FBR), Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar). Tercantum pula beberapa lambang majelis taklim dalam poster yang sama.

"Estimasi massa 600 ribu sampai 1 juta," kata Ketua Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Dia mengatakan agenda Malam Munajat 212 akan diisi dengan doa memohon kepada Allah agar Indonesia dihindarkan dari berbagai macam bahaya. Selain itu juga akan ada doa meminta agar pemimpin bangsa diberikan kesehatan.

"Dan minta agar penguasa yang sedang memimpin diberikan kesehatan serta petunjuk dan selalu mendapat hidayah," ujar Damai.

"Serta diberikan pemimpin yang lebih baik lagi ke depannya," kata dia melanjutkan. (bmw/wis)