Sistem Satu Arah di Dukuh Bawah Mulai Diberlakukan Pagi Ini

CNN Indonesia | Selasa, 12/02/2019 08:26 WIB
Sistem Satu Arah di Dukuh Bawah Mulai Diberlakukan Pagi Ini Dinas perhubungan DKI Jakarta akan memulai uji coba sistem satu arah (SSA) mulai hari ini (12/2) sampai 26 Februari mendatang. (CNN Indonesia/Aini Putri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memberlakukan uji coba sistem satu arah (SSA) di daerah Dukuh Bawah, Jakarta Pusat mulai pagi ini, Selasa (12/2). Pemberlakuan uji coba dilakukan sampai 26 Februari mendatang, hingga akan diberlakukan secara resmi sehari setelahnya.

Pantauan CNNIndonesia.com di Dukuh Bawah, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, sudah ada petugas polisi lalu lintas dan dinas perhubungan yang mulai berjaga-jaga.

"Uji coba pukul 08.00 WIB, ini hasil rapat kemarin. Masalah maju mundurnya nanti kita lihat," kata Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Kepolisian Sektor (Polsek) Setiabudi, Kompol Priyo Siswanto, Selasa (12/2).



Kendati demikian, dari pantauan, rambu-rambu tambahan untuk penerapan SSA belum terlihat. Namun polisi mengatakan akan menambah rambu-rambu termasuk barrier jika diperlukan nantinya.

Polisi yang turut hadir mengatakan akan dilakukan penutupan jalan dari arah Jalan Jendral Sudirman ke Dukuh Bawah.

"Sudah disiapkan baik itu rambu-rambu maupun barrier," ujarnya.

Sebelumnya diketahui, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan uji coba SSA di Dukuh Bawah (Landmark) akan dimulai pada pukul 09.00.

"Sosialisasi dilakukan 28 Januari sampai tanggal 11 Februari. Rencananya, SSA Dukuh Bawah diberlakukan secara resmi pada 27 Februari mendatang," ujarnya.


Pelaksanaan uji coba ini akan dilakukan di Landmark sisi selatan yang akan menjadi satu arah dari arah timur ke Barat. Sedangkan, Landmark sisi barat akan dibuat satu arah dari arah selatan ke utara.

Kemudian, Landmark sisi utara (Jalan Galunggung) berlaku satu arah dari arah barat ke timur dari Simpang Jalan Galunggung (Landmark sisi barat) sampai dengan simpang Jalan Galunggung (Landmark sisi timur/Waduk Setibudi Barat).

Selanjutnya, Landmark sisi timur (Jalan Setiabudi Tengah) akan dibuat satu arah dari arah utara ke selatan. Terdapat larangan belok kanan dari arah barat ke selatan pada simpang Galunggung (Landmark Sisi barat).

Selain itu, pengendara juga dilarang belok kanan dari arah timur (Jalan Setiabudi Tengah) ke utara (Jalan Galunggung) pada simpang Setiabudi Tengah. Selanjutnya akan dilakukan penutupan ruas jalan atau akses dari Jalan Sudirman menuju Dukuh Bawah.

Sigit menjelaskan, pihaknya akan menurunkan petugas di lapangan untuk membantu memberikan pengarahan kepada pengendara. "Taati rambu dan petunjuk petugas, serta utamakan keselamatan," kata dia.

(ani/ain)