Doakan Ani Yudhoyono, AHY Unggah Foto Keluarga di Rumah Sakit

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 16:52 WIB
Doakan Ani Yudhoyono, AHY Unggah Foto Keluarga di Rumah Sakit Foto keluarga SBY di rumah sakit saat mendampingi Ani Yudhoyono. (Screenshot via Twitter/@AgusYudhoyono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY mengunggah foto kebersamaan keluarga saat mendampingi ibundanya, Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono di Rumah Sakit di Singapura.

AHY mengunggah foto itu di twitter, Rabu (13/2) dan memohon doa dari masyarakat untuk kesembuhan Ani Yudhoyono.

"Saya dan keluarga besar memohon doa dari teman-teman, agar Ibu Ani dapat diberi kesembuhan dari sakit Kanker Darah, dan dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-harinya di tanah air," tulis AHY melalui akun twitternya @AgusYudhoyono.
Ani Yudhoyono menjalani perawatan di National University Hospital Singapura sejak 2 Februari 2019. Menurut SBY, Ani Yudhoyono menderita penyakit kanker darah.


AHY mengatakan saat ini, Ani Yudhoyono saat ini masih menjalani perawatan medis secara intensif.

Ketua Kogasma itu, juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada keluarganya.

"Saya ucapkan terima kasih, kepada semua pihak yang sudah memberi atensi, dukungan dan doa baiknya selama ini untuk Ibu Ani. Insya Allah, itu semua akan menjadi kekuatan bagi Ibu Ani dalam perjuangannya melawan sakit yang dideritanya," katanya.
Presiden Joko Widodo telah mengutus Kepala RSPAD Gatot Soebroto Terawan Agus Putranto untuk menemui dan membantu perawatan istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono. Terawan berada di Singapura sejak, Selasa (11/2).

Sejumlah petinggi Partai Demokrat dan tokoh-tokoh politik juga turut mendampingi SBY di Singapura.

Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik mengunggah foto tokoh yang mendampingi SBY di Singapura, melalui akun twitter @RachlandNashidik.

Dalam foto itu terlihat besan SBY Hatta Rajasa, Mantan Menpora Andi Mallarangeng, Wasekjen Andi Arif, Mantan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, dan Denny Indrayana.
(ugo/ugo)