Inisiasi Kepala Daerah Dukung Jokowi, Ganjar Siap ke Bawaslu

CNN Indonesia | Kamis, 14/02/2019 03:30 WIB
Inisiasi Kepala Daerah Dukung Jokowi, Ganjar Siap ke Bawaslu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo merasa tak ada pelanggaran atas tindakannya menginisiator deklarasi kepala daerah dukung Jokowi-Ma'ruf sehingga tak gentar dipanggil Bawaslu. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Semarang, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan siap menghadapi Bawaslu Jateng terkait perannya sebagai inisiator deklarasi kepala daerah di provinsi itu guna mendukung paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Panggil wae (panggil saja) malah kemarin saya telepon kok, kenapa saya enggak dipanggil-panggil. Kalau ada yang salah silakan tunjukkan," ujar Ganjar di Semarang, Rabu (13/2).


Ganjar juga berharap pemeriksaan terhadap dirinya dilakukan tak perlu menunggu hingga tanggal yang disebut-sebut yakni 18 Februari 2019.


Menurut Ganjar, apa yang dilakukannya bersama 27 kepala daerah tidak menyalahi aturan. Pasalnya, aku Ganjar, kegiatan mereka tidak menggunakan fasilitas negara, dilakukan saat hari libur (di luar jam kerja), dan telah mengajukan ijin.

"Saya justru pengen diperiksanya kemarin, wingi kuwi. Yakin yang saya dan teman-teman lakukan tidak menyalahi aturan," ujar politikus PDIP tersebut.

Sebelumnya, pada 26 Januari lalu, Ganjar didampingi Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, dan 26 kepala daerah se-Jateng yang diusung PDIP menggelar pertemuan di Hotel Alila, Solo. Pertemuan itu diakhiri dengan deklarasi dukungan untuk Jokowi-Maruf.

Foto dan video yang lengkap dengan salam satu jari itupun langsung diunggah di media sosial, dan langsung menuai polemik hingga sampai di mata dan telinga Bawaslu. Akhirnya, satu per satu para kepala daerah yang hadir di sana pun dipanggil untuk dimintakan klarifikasinya.

(dmr/kid)