Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Rawas Utara Zulkifli mengatakan banjir merendam 1.802 rumah yang ditinggali oleh 2.572 kepala keluarga di delapan desa di Kecamatan Rawas Ilir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, kata dia, banjir sudah mulai merendam Kecamatan Karang Jaya pada Jumat (15/2). Namun, dampak banjir hanya terasa selama satu hari di kecamatan itu karena air langsung berpindah ke kecamatan lain yang memiliki dataran lebih rendah.
Ia menyebut sekitar 64 desa yang ditinggali puluhan ribu warga di Kabupaten Muratara beresiko terdampak banjir karena berada di Daerah Aliran Sungai Rupit dan Sungai Rawas.
Risiko semakin besar karena kondisi sungai yang sudah mulai dangkal akibat sedimentasi. Sejak empat tahun terakhir, kedalaman sungai hanya sekitar 4-5 meter, padahal pada tahun-tahun sebelumnya kedalaman sungai bisa mencapai 10 meter.
Lihat juga:Banjir Rendam Pemukiman Warga Dayeuh Kolot |
"Alih fungsi lahan di kawasan hulu juga menjadi penyebab banjir di kawasan hilir. Banyak perambahan hutan dan alih fungsi lahan dari hutan menjadi kelapa sawit terutama di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat membuat Kabupaten Musi Rawas Utara rentan terhadap banjir," tutupnya.
[Gambas:Video CNN] (idz/arh)